Ribuan Jamaah Larut dalam Gema Sholawat Haul Mbah Kyai Cokro Wongso ke-13 di Medono Kendal

NKRINEWS45. COM |
KENDAL, BOJA – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Lapangan Desa Medono, Dusun Jambon, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Senin malam (20/07). Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati lokasi untuk menghadiri *Gema Sholawat & Pengajian Umum* dalam rangka Haul Mbah Kyai Cokro Wongso ke-13.

Acara tahunan yang digagas Panitia Haul bekerja sama dengan Majelis Sholawat Maulidurrosul Boja ini menghadirkan ulama kondang asal Sleman, Yogyakarta, KH. Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq). Kehadiran Gus Muwafiq menjadi daya tarik utama, dengan jamaah yang sudah memadati lokasi sejak sore hari.

Lantunan sholawat bergema merdu diiringi alunan rebana dan vokal khas santri berbusana serba putih dari Majelis Sholawat Maulidurrosul Boja, menciptakan suasana religius yang kian syahdu.

Dalam tausiyahnya, Gus Muwafiq menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan moral yang menyejukkan hati. Ia mengajak seluruh jamaah untuk terus meneladani kegigihan Mbah Kyai Cokro Wongso dalam menyebarkan ajaran Islam yang damai, santun, dan toleran.

Kepala Desa Medono, Joko Suko Sarono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada segenap panitia yang telah bekerja keras menyukseskan gelaran besar ini, serta kepada para tamu undangan dan seluruh jamaah yang berkenan hadir. Peringatan Haul Mbah Kyai Cokro Wongso ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa beliau dalam menyebarkan syiar Islam. Semoga momen ini semakin meningkatkan keimanan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar Joko Suko Sarono.

Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Gus Muwafiq serta Majelis Sholawat Maulidurrosul Boja yang telah menghidupkan suasana syiar pada malam tersebut.

Peringatan haul ini turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Boja—terdiri dari Camat, Danramil, dan Kapolsek—serta para Kepala Desa se-Kecamatan Boja, tokoh masyarakat, dan alim ulama setempat.

Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Ketertiban serta keberhasilan kegiatan berskala besar ini selaras dengan slogan Desa Medono, yaitu “KUAT” (Kreatif, Unggul, Agamis, Tertib), yang diwujudkan melalui sinergi solid antara personel TNI-Polri, Satlinmas, pemuda Karang Taruna, hingga Banser Desa Medono dalam mengawal jalannya acara.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, serta kesejahteraan bangsa dan negara.

Ref-Spyd

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *