NKRINEWS45. COM |
BATANG – Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono bersama jajaran menyambangi warga Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut dikemas dalam program “Polresta Batang Sambat Desa”, yang merupakan kepanjangan dari Sambang, Berbagi, Sehat, dan Peduli Warga.
Program tersebut mengusung tagline “Mengabdi dengan Hati, Hadir Membawa Manfaat”. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi ruang bagi kepolisian untuk mendengar langsung persoalan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan sesuai kebutuhan warga.
Warsono mengatakan, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan dan ketertiban. Menurut dia, kepolisian juga perlu memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung.
“Program ini sebagai bentuk kehadiran kami di tengah masyarakat. Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi persoalan warga dan apa yang bisa kita bantu bersama,” katanya.
Menurut Warsono, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Aspirasi masyarakat yang disampaikan secara langsung juga dapat menjadi bahan bagi kepolisian untuk menentukan langkah tindak lanjut.
Karena itu, kegiatan Sambat Desa tidak hanya diisi dengan dialog. Polresta Batang juga menghadirkan sejumlah pelayanan sosial bagi masyarakat.
Salah satunya melalui kegiatan “Sarapan Sesarengan”. Warsono bersama jajaran, Forkopimcam, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan warga duduk bersama menikmati hidangan khas desa.
Suasana dibuat sederhana agar komunikasi antara polisi dan masyarakat berlangsung lebih cair.
“Dengan sarapan bersama seperti ini, kami berharap komunikasi bisa lebih dekat. Tidak ada jarak antara polisi dengan masyarakat,” ujar Kombes Pol Warsono.
Setelah sarapan, Kombes Pol Warsono membuka dialog melalui kegiatan “Sambat Pak Kapolresta”. Warga diberi kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
Menurut Kombes Pol Warsono, persoalan yang disampaikan masyarakat tidak harus selalu berkaitan dengan gangguan keamanan. Persoalan lalu lintas, kenakalan remaja, pelayanan kepolisian hingga masalah sosial juga dapat disampaikan untuk dicarikan solusi bersama.
“Silakan disampaikan apa yang menjadi persoalan warga. Kalau memang menjadi kewenangan kepolisian akan kami tindak lanjuti, dan kalau berkaitan dengan instansi lain akan kami komunikasikan,” katanya.
Selain membuka ruang dialog, Polresta Batang juga menyalurkan bantuan melalui program “Polisi Berbagi”. Bantuan kebutuhan pokok diprioritaskan bagi lansia, keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas dan warga yang membutuhkan.
Polresta Batang juga menghadirkan “Polisi Peduli Sehat” melalui pemeriksaan kesehatan gratis. Pelayanan tersebut melibatkan Dokkes Polresta Batang bersama Puskesmas Reban.
Warga dapat memperoleh pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah sederhana, konsultasi kesehatan serta edukasi mengenai pola hidup sehat.
Kebutuhan air bersih turut menjadi perhatian. Melalui program “Setetes Air, Sejuta Manfaat”, sebanyak 10.000 liter air bersih dan siap konsumsi disalurkan kepada masyarakat.
Warsono mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan.
“Yang kami bawa bukan hanya bantuan, tetapi juga kepedulian. Harapannya apa yang kami lakukan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Kombes Pol Warsono menegaskan, program Sambat Desa tidak dirancang sebagai kegiatan sekali jalan. Polresta Batang berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai program berkelanjutan yang dilaksanakan secara bergilir di desa-desa wilayah Kabupaten Batang.
“Ini akan terus kami lakukan dan berpindah dari desa ke desa. Kami ingin hadir di wilayah yang masyarakatnya membutuhkan perhatian, baik dari sisi keamanan maupun persoalan sosial,” jelasnya.
Ia berharap pola pendekatan tersebut dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi. Peran aktif masyarakat juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat harus terus kita bangun,” pungkas Kombes Pol Warsono.
Melalui program Sambat Desa, Polresta Batang berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat, humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(Humas Polresta Batang).
Red-Spyd







































