Wamena – Personel gabungan dari Satbrimob Polda Papua, Polres Jayawijaya, Kodim 1702 Jayawijaya dan Batalyon 756/Wimanesili tiba di Kampung Logonoba, Distrik Wouma Atas. Tim gabungan selanjutnya melaksanakan penyisiran hingga Distrik Hepuba. Kegiatan dilakukan untuk menjaga situasi keamanan pasca konflik sosial.
Penyisiran dilakukan di sepanjang bantaran Kali Wouma Atas. Aparat gabungan menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan. Situasi kamtibmas di wilayah tersebut terus dipantau secara intensif.
Berdasarkan data sementara, jumlah korban akibat perang suku tercatat sebanyak 60 orang. Dari jumlah tersebut, 16 orang meninggal dunia, 3 orang mengalami luka berat, dan 41 orang mengalami luka ringan. Selain itu, dalam aksi perang suku antara masyarakat Suku Lanny Jaya dan masyarakat Suku Hubula-Kurima diketahui terdapat 4 orang yang dinyatakan hilang dan hingga kini belum ditemukan.
Sedangkan Kerugian materiil akibat konflik tersebut tercatat sebanyak 330 unit. Rinciannya meliputi 189 unit rumah/dapur, 54 unit honai, 11 unit kendaraan roda empat, 63 unit kendaraan roda dua, 11 unit ruko/kios, 1 unit kantor kampung dan 1 unit sekolah dasar. Pendataan kerusakan masih terus dilakukan oleh aparat gabungan di lapangan.






































