NKRINEWS45. COM |
TEMANGGUNG – Dalam upaya nyata memperkuat pilar ketahanan pangan nasional, Kepolisian Resor (Polres) Temanggung menggelar kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, Sabtu (16/05/2026). Kegiatan ini dipusatkan di area perkebunan rakyat yang terletak di Dusun Kranggan, Desa Bagusan, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung.
Agenda panen raya lokal ini diselaraskan secara virtual melalui Zoom Meeting terpusat bersama agenda nasional Korps Bhayangkara. Selain panen raya nasional, dalam waktu bersamaan turut diresmikan sejumlah infrastruktur strategis, di antaranya Museum dan Monumen Perjuangan Pahlawan Marsinah, 10 Gedung Polri baru, serta 166 Satpas, Pos Polisi, dan Gedung Pelayanan (SPPG) Polri yang tersebar di 18 Kepolisian Daerah (Polda).
Kapolres Temanggung, AKBP Zamrul Aini, S.H., S.I.K., M.H., M.B.A., menyatakan bahwa keikutsertaan Polres Temanggung dalam gerakan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program prioritas pemerintah dalam menjaga ketersediaan komoditas pangan pokok di daerah.
“Hari ini, melalui sinergi erat bersama jajaran Forkopimda dan kelompok tani, kita melakukan panen raya di atas lahan seluas 1.000 meter persegi (0,1 Ha). Jenis jagung yang kita tanam adalah varietas unggul Pioneer P27 yang memiliki masa tanam optimal 103 hari dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 150 cm,” jelas AKBP Zamrul Aini di lokasi kegiatan.
Langkah konkret pemanfaatan lahan produktif ini mendapat apresiasi tinggi dari jajaran pimpinan daerah. Keberhasilan panen ini membuktikan bahwa koordinasi lintas sektor di Kabupaten Temanggung berjalan dengan sangat solid, baik dari aspek pengamanan wilayah maupun pendampingan sektor riil agraris.
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Temanggung, di antaranya perwakilan Bupati Temanggung, Kasdim 0706 Temanggung Mayor Chd Agus Jumawan, Ketua DPRD Kab. Temanggung Yunianto, S.P., serta Kasi Intel Kejaksaan Negeri Dr. Arif Hidayat, S.H., M.H.
Turut hadir pula instansi pendukung pertanian dan ketahanan pangan seperti Kepala BPS Kab. Temanggung Henry Wagiyanto, S.Pt., Kepala DKPPP Kab. Temanggung Joko Budi Nuryanto, S.P., M.Si., Kepala Bulog Eks-Karesidenan Kedu Mulyono, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Temanggung, unsur Forkopimcam Selopampang, hingga aparatur pemerintahan Desa Bagusan.
Melalui integrasi program ketahanan pangan ini, Polri berkomitmen untuk tidak hanya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), melainkan juga menjadi motor penggerak dan pendamping dalam pemulihan serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
(Humas Polres Temanggung)
Red-Spyd


























