Sigi – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda meluncurkan program ketahanan pangan mandiri. Langkah konkret ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong di sekitar area Markas Komando (Mako) di Kabupaten Sigi menjadi kawasan pertanian dan peternakan produktif.
Program yang telah berjalan secara intensif ini melibatkan peran aktif seluruh personel di sela-sela tugas pokok mereka. Di atas lahan tersebut, para personel menanam berbagai komoditas hortikultura seperti cabai, tomat, dan sayuran hidroponik, serta mengelola budidaya perikanan air tawar dan peternakan unggas.
Sementara itu, Kabag Ops, Kompol Muh. Iliyas, A.md., Kom., memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui manajemen waktu yang matang, sehingga sama sekali tidak mengganggu kesiapsiagaan personel dalam menjaga keamanan.
“Seluruh personel yang terlibat kami bagi dalam jadwal yang sistematis, sehingga tugas utama operasional dalam menjaga kamtibmas tetap berjalan nomor satu. Melalui program ini, kami juga ingin mengedukasi anggota tentang pentingnya kemandirian. Jika institusi kita kuat secara pangan, maka pelayanan dan kesiapsiagaan kita dalam menjaga keamanan masyarakat pun akan jauh lebih optimal,” ujar Kompol Muh. Iliyas.
Dengan adanya pengelolaan manajemen operasional yang disiplin dan terjadwal, program ketahanan pangan ini dapat berjalan beriringan dengan tugas pengamanan wilayah. Keberhasilan Batalyon A Pelopor dalam mengelola lahan tidur di Sigi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain serta memotivasi masyarakat luas untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka demi menjaga stabilitas pangan di tingkat keluarga.








































