Sulap Sampah Jadi Berkah, Bhabinkamtibmas Polsek Mertoyudan Raih Juara 1 Kompolnas Awards 2026

NKRINEWS45. COM |
MAGELANG – Sampah yang selama ini identik dengan persoalan lingkungan justru mengantarkan Aiptu Dillia Rika Sari, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Mertoyudan, Polsek Mertoyudan, Polresta Magelang, meraih Juara 1 Kompolnas Awards 2026 kategori Perorangan Planet.

Penghargaan tersebut diterima Aiptu Dillia dalam malam penghargaan Kompolnas Awards 2026. Prestasi itu menjadi buah dari inovasinya menggerakkan masyarakat melalui Bank Sampah INOVA di Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Berawal dari persoalan sampah di lingkungan warga, Aiptu Dillia mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap sampah. Bukan sekadar dibuang, sampah dipilah, dikumpulkan dan dimanfaatkan sehingga memiliki nilai ekonomi.

Sampah anorganik yang masih bernilai dikumpulkan melalui Bank Sampah INOVA, ditimbang dan dijual. Sementara sampah organik diolah menjadi kompos dan pupuk organik yang dimanfaatkan untuk tanaman warga.

Pengelolaan tersebut kemudian berkembang. Warga memanfaatkan barang bekas menjadi berbagai kebutuhan, seperti pot tanaman, tempat sampah dan tempat cuci tangan. Budidaya maggot juga dikembangkan untuk mendukung sektor perikanan dan peternakan.

Tak berhenti pada persoalan kebersihan, kegiatan Bank Sampah INOVA turut diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Kompos dan media tanam dimanfaatkan warga untuk menanam sayuran di sekitar rumah.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa sampah bukan hanya persoalan, tetapi juga bisa menjadi sumber manfaat jika dikelola bersama,” ujar Aiptu Dillia.

Gerakan tersebut mendapat dukungan masyarakat dan Pemerintah Desa Mertoyudan. Kepala Desa Mertoyudan Eko Sungkono menilai keberadaan Bank Sampah INOVA memberikan manfaat ganda, yakni menjaga lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

Dukungan juga datang dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang. Bank Sampah INOVA dinilai telah berkembang tidak hanya dalam pengelolaan sampah anorganik, tetapi juga melalui kompos, kreasi barang bekas dan konsep integrated farming.

Bagi Aiptu Dillia, penghargaan Kompolnas Awards 2026 menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan kegiatan tersebut.

“Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga Bank Sampah INOVA semakin berkembang dan bisa menginspirasi wilayah lainnya,” katanya.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri, S.I.K., turut mengapresiasi capaian tersebut.

Menurutnya, prestasi Aiptu Dillia menunjukkan bahwa tugas Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui inovasi yang menjawab persoalan di lingkungan binaan.

“Kami mengapresiasi prestasi Aiptu Dillia Rika Sari yang berhasil meraih Juara 1 Kompolnas Awards 2026 kategori Perorangan Planet. Ini merupakan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi anggota lainnya,” ujar Edy.

Dari Dusun Prajenan, gerakan sederhana memilah sampah berkembang menjadi pemberdayaan masyarakat. Sampah memiliki nilai ekonomi, limbah organik kembali menjadi pupuk, dan lingkungan menjadi lebih terawat.

Kini, inovasi tersebut membawa Aiptu Dillia Rika Sari meraih Juara 1 Kompolnas Awards 2026 kategori Perorangan Planet.

Sampah diubah menjadi berkah. Kepedulian diubah menjadi gerakan. Dan dari Mertoyudan, inovasi seorang Bhabinkamtibmas berhasil mendapat apresiasi di tingkat nasional.

Red-Spyd

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed