SIGI – Pasca guncangan gempa bumi berkekuatan 6,7 SR yang melanda Kabupaten Sigi pada Selasa kemarin, Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah melalui personel Batalyon A Pelopor hari ini memfokuskan pengerahan anggotanya untuk membersihkan material bangunan yang runtuh di Desa Kamarora, Rabu (17/06).
Aksi kemanusiaan ini merupakan kelanjutan dari respon cepat satuan. Sesaat setelah gempa bumi terjadi pada hari Selasa kemarin, Satbrimob Polda Sulteng langsung bergerak cepat menerjunkan personel Batalyon A Pelopor menuju titik lokasi yang mengalami dampak kerusakan paling parah.
Setelah berhasil mendirikan posko SAR darurat pada hari pertama, fokus gerakan personel pada hari ini beralih sepenuhnya pada pembersihan fasilitas umum serta pemukiman warga dari puing-puing material bangunan yang roboh guna memastikan keselamatan warga dan mempercepat pemulihan aktivitas di Desa Kamarora.
Dansatbrimob Polda Sulteng Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa pengerahan personel yang dilakukan sejak kemarin hingga hari ini merupakan bentuk dedikasi penuh dan kesiapsiagaan tanggap darurat jajaran Brimob dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa musibah.
Hingga saat ini, personel Batalyon A Pelopor masih terus bahu-membahu membersihkan sisa runtuhan kayu, batako, dan atap rumah yang terdampak di Desa Kamarora.




















