SIGI – Selain berfokus pada pembersihan material bangunan yang roboh, Satbrimobda Sulteng juga terus mengoptimalkan pelayanan logistik darurat melalui Kendaraan Khusus (Ransus) Dapur Lapangan dan unit Water Treatment untuk membantu warga terdampak gempa bumi di Desa Kamarora. Langkah berkelanjutan ini dilakukan guna menjamin kelangsungan pasokan makanan siap saji dan air bersih bagi warga di pengungsian, Sabtu (20/06/2026).
Masa tanggap darurat yang telah memasuki hari kelima tidak menyurutkan semangat personel pengawak Ransus Dapur Lapangan dalam memproduksi makanan siap saji. Di titik terpisah, unit Water Treatment digerakkan tanpa henti untuk menyaring air baku menjadi pasokan air bersih, mengantisipasi kelangkaan air akibat lumpuhnya jaringan pipa logistik warga setempat.
Keberadaan dua fasilitas taktis kemanusiaan yang disiagakan di lapangan ini terbukti menjadi penopang utama kebutuhan dasar di posko penampungan. Pelayanan ini dipastikan akan terus berjalan guna mendampingi pemulihan kondisi fisik maupun psikologis masyarakat di lokasi pengungsian.
Kasubbagbinlatops Satbrimob Polda Sulteng, AKP Ajrun G. Pambudi, menjelaskan bahwa konsistensi operasional dapur lapangan dan sarana air bersih ini merupakan bentuk komitmen pelayanan total satuan di daerah bencana.
“Pelayanan Ransus Dapur Lapangan dan unit Water Treatment ini terus kami maksimalkan di Desa Kamarora. Kami menyadari kebutuhan makan dan air bersih tidak boleh terputus. Oleh karena itu, jajaran Brimob Sulteng terus menyiagakan personel dan fasilitas ini untuk memastikan seluruh warga di pengungsian tetap mendapatkan pasokan logistik yang layak dan sehat,” ujar AKP Ajrun.
Seluruh rangkaian distribusi logistik dan pemenuhan air bersih di lokasi pengungsian Desa Kamarora berjalan tertib serta merata. Koordinasi ketat bersama unsur pemerintah desa setempat juga terus dijaga guna memastikan situasi di lapangan tetap kondusif.




















