Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sumut Perkuat Investigasi Pascaledakan di Grand Polonia, Pastikan TKP Aman dan Dukung Pengungkapan Penyebab Kejadian

Medan – Tim Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut melalui Subden Jibom dan KBRN melaksanakan investigasi lanjutan pascaledakan yang terjadi di kawasan Perumahan Grand Polonia, Kota Medan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan penyebab kejadian secara ilmiah sekaligus menjamin kondisi tempat kejadian perkara (TKP) benar-benar aman sebelum proses penyelidikan dilanjutkan.

Dipimpin langsung oleh Komandan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut, AKBP Octorolas Simbolon, S.T., M.Han., tim mengerahkan personel beserta perlengkapan khusus investigasi, termasuk peralatan Jibom dan KBRN untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan peledak, zat berbahaya, maupun potensi ancaman lain di lokasi kejadian.

Sebelum memasuki area utama TKP, personel Gegana berkoordinasi dengan Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumut, Basarnas, PT PGN, serta instansi terkait. Peninjauan lokasi juga dihadiri Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. dan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, sebagai wujud sinergi lintas instansi dalam mendukung proses penanganan dan investigasi di lapangan.

Setelah proses pembersihan reruntuhan selesai dilakukan, tim gabungan melaksanakan investigasi secara menyeluruh dengan mengedepankan standar operasional penanganan tempat kejadian perkara. Pemeriksaan meliputi pengukuran fragmentasi ledakan, analisis kondisi lingkungan, serta pengujian terhadap jaringan pipa gas di sekitar lokasi menggunakan peralatan khusus milik PT PGN dan perangkat deteksi KBRN milik Gegana.

Berdasarkan hasil investigasi sementara, tim tidak menemukan adanya zat maupun senyawa kimia berbahaya di lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan tekanan udara dan kondisi gas di sekitar TKP berada dalam keadaan normal. Meski demikian, investigasi akan terus dilanjutkan bersama Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumut, PT PGN, dan unsur terkait lainnya guna mendukung proses penyelidikan secara komprehensif serta mengungkap penyebab pasti kejadian.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa keterlibatan personel Gegana dalam setiap penanganan insiden berisiko tinggi merupakan bentuk komitmen Satuan Brimob Polda Sumut dalam memberikan dukungan teknis yang cepat, profesional, dan terukur.

“Setiap proses investigasi harus dilaksanakan secara teliti, berpedoman pada prosedur yang berlaku, serta didukung kemampuan personel dan peralatan khusus yang dimiliki. Kehadiran Tim Jibom dan KBRN bertujuan memastikan lokasi benar-benar aman sekaligus memberikan dukungan maksimal terhadap proses penyelidikan agar penyebab kejadian dapat diungkap secara akurat,” tegas Kombes Pol. M. Rendra Salipu.

Kehadiran Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sumut dalam penanganan pascaledakan ini menjadi wujud kesiapsiagaan Korps Brimob dalam menghadapi situasi kontinjensi yang membutuhkan kemampuan khusus. Melalui sinergi bersama Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumut, Basarnas, PT PGN, Polrestabes Medan, Pemerintah Kota Medan, dan instansi terkait lainnya, diharapkan proses investigasi berjalan optimal sehingga memberikan kepastian hukum, rasa aman, serta perlindungan bagi masyarakat.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed