Soppeng, Minggu (14/06/2026) – Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan bersama personel Basarnas, BPBD Kabupaten Soppeng, serta relawan dan masyarakat setempat terus melakukan operasi pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang di Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.
Korban diketahui bernama Hatta Daeng Mannesa (72), seorang warga Desa Abbanuange yang dilaporkan belum kembali ke rumah setelah meninggalkan kediamannya pada Jumat (12/06/2026) sore.
Berdasarkan keterangan saksi sekaligus sepupu korban, Satire (60), korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 17.30 Wita. Saat itu korban keluar dari rumah mengenakan songkok, baju batik, dan sarung dengan tujuan menuju kebunnya. Namun hingga saat ini korban belum kembali, sehingga pihak keluarga bersama warga setempat berupaya melakukan pencarian.
Setelah menerima laporan dari keluarga dan pemerintah setempat, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Basarnas, BPBD Kabupaten Soppeng, relawan, dan masyarakat langsung bergerak melakukan operasi pencarian di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur yang dilalui korban.
Pencarian dilakukan dengan menyisir area perkebunan, semak belukar, jalur setapak, serta lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat keberadaan korban. Tim SAR Gabungan juga membagi personel ke beberapa sektor guna memperluas area pencarian dan mempercepat proses penemuan korban.
Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Rudi Mandaka, S.H., mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan personel SAR untuk membantu proses pencarian dan memastikan seluruh upaya dilakukan secara maksimal.
“Kami bersama unsur SAR Gabungan akan terus berupaya melakukan pencarian secara optimal hingga korban ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada petugas di lapangan guna mempercepat proses pencarian,” ujarnya.
Hingga Minggu (14/06/2026), operasi pencarian masih terus berlangsung dan Tim SAR Gabungan tetap berkoordinasi dengan keluarga korban, pemerintah setempat, serta seluruh unsur yang terlibat untuk memperluas area pencarian.








































