Bhakti Nala Yudha
Jakarta, 11 Maret 2026
Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M., menghadiri upacara pelepasan Pesantren Kilat TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2026 yang digelar di atas geladak kapal perang. Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, ini berlangsung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Rabu (11/3).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (11 s.d. 13 Maret 2026) ini, menggunakan KRI Semarang-594 sebagai pusat pembelajaran. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam membina mental spiritual sekaligus menanamkan jiwa bahari kepada generasi penerus bangsa sejak dini.
Pesantren kilat kali ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai institusi pendidikan, antara lain SMK Dental Sekesal 102 Siswa, SMK Hang Tuah Pelayaran 77 Siswa, Ponpes Tarbiyatusshibyan Bogor 30 Santri dan Wilayah Jonggol & Vila Dayeuh 25 Siswa serta Komplek Pasir Angin 15 Siswa.
Berbeda dengan pesantren kilat pada umumnya, para peserta diajak berlayar menuju Pulau Untung Jawa. Pengalaman unik ini dirancang agar para pemuda tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga merasakan langsung ritme kehidupan di atas KRI dan mengenal peran strategis TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut Dankodaeral menjelaskan bahwa, rangkaian aktivitas selama di KRI Semarang-594 mencakup kajian keislaman intensif, pembinaan karakter (_character building_), ibadah berjamaah, hingga pengenalan alutsista.
“Kegiatan ini merupakan momentum emas di bulan suci Ramadhan untuk membangun kedekatan TNI AL dengan masyarakat. Hal ini selaras dengan penekanan Bapak Kasal bahwa TNI AL hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan laut, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan karakter generasi muda yang religius, berwawasan kebangsaan, dan memiliki jiwa kemaritiman yang kuat,” ujar pimpinan tertinggi di jajaran Kodaeral III ini.
Melalui kolaborasi antara pembinaan mental spiritual dan edukasi maritim, diharapkan para peserta kembali ke lingkungan masing-masing dengan semangat baru dan rasa cinta tanah air yang lebih mendalam.
(Dispen Kodaeral III)








































