PD. PARIAMAN | Semangat Ramadan 1447 Hijriah terasa hangat dan penuh kekhusyukan saat Bupati Padang Pariaman, Jhon Kenedy Azis (JKA), memimpin langsung kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Ulakan Tapakis. Di hadapan jamaah yang memadati masjid, Bupati JKA mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memakmurkan masjid dan mushalla sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pembinaan umat.
Kehadiran orang nomor satu di Padang Pariaman itu disambut antusias oleh tokoh masyarakat, alim ulama, ninik mamak, serta generasi muda. Suasana religius yang kental berpadu dengan semangat kebersamaan, memperlihatkan kuatnya ikatan sosial dan spiritual masyarakat Ulakan Tapakis.
Dalam sambutannya, Bupati JKA menegaskan bahwa masjid dan mushalla bukan sekadar tempat menunaikan salat, tetapi juga pusat pembinaan karakter, pendidikan agama, dan penguatan nilai-nilai kebersamaan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghidupkan kembali kegiatan keagamaan, terutama selama bulan suci Ramadan.
“Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan memperkuat ukhuwah. Mari kita ramaikan masjid dan mushalla, bukan hanya untuk salat wajib dan tarawih, tetapi juga untuk tadarus, kajian, dan kegiatan positif lainnya,” ajaknya.
Menurutnya, keberkahan Ramadan akan semakin terasa ketika masjid dipenuhi oleh jamaah dari berbagai kalangan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua diharapkan turut mengambil peran dalam memakmurkan rumah Allah, sehingga nilai-nilai Islam dapat terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menyampaikan pesan keagamaan, Bupati JKA juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan dan stabilitas sosial di tengah tantangan zaman. Ia menekankan bahwa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci dalam membangun daerah yang maju dan berkeadilan.
Safari Ramadan, lanjutnya, bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi jembatan hati antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah dapat menyerap aspirasi sekaligus mempererat silaturahmi secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga menyerahkan bantuan untuk mendukung operasional dan pembangunan sarana ibadah. Bantuan itu diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan jamaah serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat.
Masyarakat Ulakan Tapakis menyambut baik ajakan Bupati JKA. Mereka menilai kehadiran kepala daerah secara langsung di tengah-tengah jamaah menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun kehidupan religius yang harmonis.
Ramadan di Ulakan Tapakis malam itu bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang semangat kebersamaan dan harapan. Harapan agar masjid dan mushalla tetap hidup sepanjang tahun, bukan hanya ramai saat bulan suci semata.
Dengan pesan yang lugas dan penuh makna, Bupati JKA menutup kunjungannya dengan ajakan sederhana namun mendalam: jadikan masjid sebagai pusat cahaya, pusat ilmu, dan pusat persatuan, demi Padang Pariaman yang religius, maju, dan sejahtera.
Catatan Redaksi:
Safari Ramadan bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi menjadi ruang penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. Pemerintah daerah hadir untuk membangun kedekatan, mendengar aspirasi, serta mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan dan religiusitas sebagai fondasi pembangunan daerah.
TIM








































