NKRINEWS45. COM |
KENDAL – Pengelola proyek Agro Wisata Sepetek mengambil langkah proaktif dalam menjaga keselamatan lalu lintas di jalur perbukitan Kaliwungu–Boja. Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, pihak pengembang menyiagakan personel khusus penyapu jalan untuk memastikan material tanah tidak membahayakan pengguna jalan di kawasan Desa Kertosari, Kabupaten Kendal.Rabu (24/12/2025).
Langkah ini diambil menyusul tingginya curah hujan yang berpotensi mengubah ceceran tanah proyek menjadi lumpur licin. Mengingat kontur jalan yang berbukit dan berkelok, pembersihan rutin menjadi krusial untuk mencegah kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.
Bambang Sukindro, selaku pengelola proyek, menegaskan bahwa normalisasi akses jalan adalah prioritas utama perusahaan.
“Kami menyiagakan petugas kebersihan khusus sebagai langkah mitigasi kecelakaan. Di musim hujan, ceceran tanah sekecil apa pun di atas aspal bisa berakibat fatal. Fokus kami adalah memastikan masyarakat tetap dapat melintas dengan aman dan nyaman,” ujar Bambang saat ditemui di Rumah Makan miliknya depan TPA darupono.
Selain pembersihan fisik di jalan raya, pihak pengembang juga menerapkan disiplin ketat kepada para pengemudi truk (driver). Setiap armada angkut wajib melalui proses pembersihan ban dan bak sebelum keluar dari area proyek menuju jalan umum guna meminimalisir ceceran tanah.
Bambang menambahkan bahwa aktivitas penataan lahan Sepetek saat ini telah berjalan normal dan sepenuhnya memenuhi standar legalitas administratif maupun teknis. Menariknya, material tanah padas dari pengembangan Agro Wisata ini juga didistribusikan untuk mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah sekitar.
Sebagai bentuk akuntabilitas dan tanggung jawab sosial, pengelola telah menyiapkan tiga langkah mitigasi utama:
* Pengaturan Jam Operasional: Pembatasan waktu melintas truk guna menghindari kemacetan pada jam sibuk masyarakat.
* Uji Kelayakan Armada: Pengecekan rutin kondisi kendaraan angkut untuk memastikan standar kelaikan jalan.
* Perawatan Jalan Berkala: Komitmen pemeliharaan rutin pada ruas jalan provinsi yang terdampak aktivitas operasional.
Pihak pengelola terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah setempat dan aparat keamanan untuk mengevaluasi dampak operasional di lapangan. “Kami memahami kekhawatiran warga. Evaluasi rutin kami lakukan demi menjaga keseimbangan antara progres pembangunan dan kenyamanan publik,” tambah Bambang.
Meski saat ini jalur Sepetek–Kaliwungu terpantau bersih dan kondusif, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur perbukitan, terutama saat hujan deras turun. Sinergi antara tanggung jawab pengembang dan kewaspadaan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan transportasi yang aman bagi semua pihak.
Red-Spyd

































