PADANG PARIAMAN | Pergantian kepemimpinan di Kecamatan Sungai Geringging menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan pemerintahan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat. Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan bahwa jabatan camat bukan sekadar kedudukan struktural, melainkan amanah besar untuk melayani, mengayomi, dan menyelesaikan persoalan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat serah terima jabatan Camat Sungai Geringging dari Afrizal kepada Mulyadi, Rabu (28/10/2026). Bupati mengingatkan bahwa keberhasilan seorang camat tidak diukur dari banyaknya kegiatan seremonial, tetapi dari seberapa besar kehadiran dan manfaat pemerintah dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi kepada Afrizal atas pengabdian dan tanggung jawab selama menjalankan tugas. Kepada Mulyadi, ia meminta agar segera membangun komunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Camat harus mampu memahami karakteristik wilayah, mengenali kebutuhan masyarakat, serta menjalin hubungan baik dengan wali nagari dan seluruh unsur pemerintahan. Pergantian pejabat tidak boleh menghambat pelayanan maupun keberlanjutan program pembangunan yang sedang berjalan.
Bupati juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang humanis, cepat, transparan, dan tidak diskriminatif. Masyarakat harus memperoleh kemudahan dalam mengurus administrasi pemerintahan tanpa dipersulit oleh prosedur yang berbelit-belit. Karena itu, Mulyadi diminta tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi aktif turun ke nagari, mendengar aspirasi, memantau kondisi masyarakat, dan memastikan setiap persoalan memperoleh perhatian. Kedekatan seorang pemimpin dengan rakyat merupakan modal penting untuk membangun kepercayaan terhadap pemerintah.
Selain pelayanan administrasi, perhatian terhadap pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat juga harus menjadi prioritas. Potensi pertanian, perdagangan, UMKM, serta sumber daya lokal di Sungai Geringging perlu dikembangkan melalui koordinasi antara pemerintah kecamatan, nagari, dan perangkat daerah terkait. Bupati mengingatkan bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengejar keberhasilan fisik, tetapi harus mampu meningkatkan kesejahteraan, membuka peluang ekonomi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepemimpinan Mulyadi juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan Forkopimca, tokoh adat, alim ulama, pemuda, serta seluruh elemen masyarakat. Persoalan sosial, keamanan, dan pembangunan harus ditangani melalui komunikasi terbuka, musyawarah, dan kerja sama. Evaluasi terhadap kualitas pelayanan juga perlu dilakukan secara berkelanjutan agar aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai laporan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti. Di sinilah kepemimpinan camat diuji: mampu menyatukan berbagai unsur dan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Kini, amanah pemerintahan Kecamatan Sungai Geringging berada di tangan Mulyadi. Harapan Bupati John Kenedy Azis jelas, yakni menghadirkan birokrasi yang dekat dengan rakyat, bekerja dengan hati, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Warga tentu menantikan bukti nyata dari pesan tersebut melalui pelayanan yang semakin baik dan pembangunan yang merata hingga ke nagari. Sebab, jabatan adalah amanah pengabdian, sementara kepercayaan masyarakat hanya dapat dijaga melalui kerja nyata, kejujuran, dan kesungguhan melayani.
Zakirman




















