Personel Detasemen Gegana terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, termasuk ancaman Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir (KBRN). Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan latihan yang bertujuan memperkuat kemampuan teknis, taktis, dan profesionalisme personel dalam menangani situasi berisiko tinggi.
Latihan yang dilaksanakan meliputi pengenalan karakteristik ancaman KBRN, penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur deteksi, identifikasi bahan berbahaya, hingga teknik dekontaminasi. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan sesuai standar operasional prosedur untuk memastikan setiap personel mampu bertindak cepat, tepat, dan aman.
Selain meningkatkan keterampilan individu, latihan ini juga difokuskan pada penguatan koordinasi dan kerja sama tim dalam menghadapi berbagai skenario penanganan insiden KBRN. Dengan latihan yang berkesinambungan, setiap personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara efektif serta meminimalkan risiko terhadap masyarakat maupun petugas di lapangan.
Komandan Detasemen Gegana menegaskan bahwa peningkatan kapasitas personel merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang. Oleh karena itu, latihan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan agar kemampuan personel selalu terpelihara dan sesuai dengan perkembangan teknologi serta metode penanganan terbaru.
Melalui latihan ini, Detasemen Gegana menegaskan komitmennya untuk senantiasa siap memberikan respons yang cepat, profesional, dan terukur terhadap setiap potensi ancaman KBRN. Dengan personel yang terlatih dan kompeten, diharapkan keamanan serta keselamatan masyarakat dapat terus terjaga




















