Gorontalo — Di bawah terik matahari Kabupaten Gorontalo, langkah-langkah penuh makna terlihat saat rombongan personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Gorontalo tiba di Panti Asuhan Ummul Iman, Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kamis 16 April 2026, Siang.
Tak ada gemuruh penyambutan, tak pula hiruk-pikuk sorotan kamera. Yang ada hanyalah ketulusan. Dipimpin langsung oleh Wadanki 1 Batalyon C Pelopor, Ipda Arifin Mahadjani, para personil menurunkan ratusan paket sembako dari kendaraan operasional dengan sikap sederhana seolah ingin menyampaikan bahwa kepedulian tak butuh panggung.
Di balik seragam coklat dan baret biru yang identik dengan ketegasan dan keberanian, hari itu terlihat sisi lain: hati yang lembut dan penuh kasih. Mereka menyapa anak-anak, berbincang hangat, dan menghadirkan rasa aman yang tak bisa diukur dengan materi.
Suasana haru menyelimuti panti yang dikelola oleh Purnawirawan Polri, AKP (P) Ahmad Fadil bersama Kompol Astuti Mokodongan. Keduanya tampak tak mampu menyembunyikan rasa bangga.
“Kami sangat bangga dengan keikhlasan hati mereka,” ungkap AKP (P) Ahmad Fadil dengan mata berkaca-kaca.
Kompol Astuti Mokodongan pun menambahkan, “Anak-anak merasa senang dan terlindungi. Kehadiran bapak-bapak Brimob ini membawa kehangatan yang luar biasa.”
Lebih dari sekadar bantuan sembako, kegiatan bakti sosial ini menjadi suntikan harapan baru bagi anak-anak di Panti Ummul Iman. Kehadiran para personel Brimob menghadirkan rasa bahwa mereka tidak sendiri ada yang peduli, ada yang menjaga.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Gorontalo, Kombes Pol Danu Waspodo,S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan:
“Bakti sosial ini merupakan wujud nyata bahwa Brimob tidak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. Kami ingin terus menebar manfaat dan menghadirkan harapan bagi sesama, khususnya mereka yang membutuhkan.”
Hari itu, di Hunggaluwa, Limboto bukan hanya sembako yang dibagikan. Tapi juga kasih, harapan, dan bukti bahwa kemanusiaan selalu hidup… bahkan di balik seragam paling tegas sekalipun.





























