PD. PARIAMAN | Semangat pendidikan tetap menyala meski di tengah kondisi bencana, ketika Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta memberikan kuliah umum di UIN Imam Bonjol, yang juga diikuti oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman secara daring dari sekolah terdampak banjir, Rabu, 30 April 2026.
Kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa pendidikan tidak boleh terhenti dalam situasi apa pun. Kuliah umum yang disampaikan Kapolda Sumbar tersebut mengangkat tema penting tentang peran generasi muda dalam menjaga stabilitas keamanan serta membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
Di sisi lain, keikutsertaan Pemkab Padang Pariaman dari lokasi terdampak banjir menunjukkan komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan. Meski dihadapkan pada kondisi alam yang tidak mudah, semangat untuk tetap terhubung dengan ilmu pengetahuan dan wawasan kebangsaan tetap dijaga.
Para peserta yang mengikuti secara daring tampak antusias menyimak materi yang disampaikan. Kapolda Sumbar menekankan pentingnya integritas, disiplin, dan kepedulian sosial sebagai fondasi utama bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta juga mengajak mahasiswa dan pelajar untuk tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Hal ini dinilai penting dalam menciptakan generasi yang tangguh dan berdaya saing.
Sementara itu, kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Padang Pariaman tidak menyurutkan semangat para peserta. Mereka tetap mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian, meskipun berada di fasilitas yang terbatas akibat dampak bencana.
Kehadiran teknologi menjadi jembatan penting dalam situasi ini. Melalui sistem daring, jarak dan kondisi geografis tidak lagi menjadi penghalang untuk memperoleh ilmu dan inspirasi dari tokoh penting seperti Kapolda Sumbar.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga terus berupaya memastikan bahwa aktivitas pendidikan tetap berjalan. Dukungan terhadap kegiatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di tengah situasi darurat.
Kuliah umum tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga memberikan motivasi kepada peserta untuk tetap optimis menghadapi kondisi yang ada. Pesan-pesan kebangsaan yang disampaikan menjadi penguat semangat di tengah ujian yang dihadapi.
Selain itu, kegiatan ini memperlihatkan sinergi antara institusi kepolisian, dunia pendidikan, dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam membangun ketahanan sosial dan pendidikan di tengah berbagai tantangan.
Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, baik secara langsung maupun daring. Kehadiran figur inspiratif seperti Kapolda Sumbar dinilai mampu memberikan perspektif baru serta semangat bagi generasi muda untuk terus berkembang.
Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, diharapkan semangat belajar dan nilai-nilai kebangsaan dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda, termasuk di wilayah Padang Pariaman yang tengah berjuang menghadapi dampak bencana alam.
TIM




















