DONGGALA – Kerja keras dan dedikasi personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulteng dalam pembangunan jembatan di Desa Bale, Kecamatan Tanantovea, mulai membuahkan hasil nyata. Memasuki hari ke-40 pengerjaan, proyek strategis ini mencapai tonggak sejarah penting dengan dimulainya pengecoran dudukan utama jembatan, Jum’at (06/03).
Untuk menjamin kualitas dan kekokohan struktur, proses pengecoran hari ini melibatkan bantuan kendaraan molen. Langkah ini diambil guna memastikan campuran material beton homogen dan memiliki standar kekuatan tinggi untuk menopang beban kendaraan yang akan melintas nantinya.
Kegiatan yang terus dikawal oleh Wadanyon A Pelopor AKP Cahyo Suryanto di bawah instruksi Dansat Brimob Polda Sulteng Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., ini berlangsung dengan penuh ketelitian. Personel bahu-membahu mengatur alur penuangan beton agar merata di seluruh bagian dudukan utama jembatan.
“Hari ke-40 ini menjadi fase krusial. Kami menggunakan armada molen agar hasil pengecoran dudukan utama ini benar-benar solid dan kokoh. Ini adalah pondasi kekuatan jembatan Desa Bale,” ujar Wadanyon A Pelopor.
Dengan tercapainya progres signifikan ini, jembatan yang menjadi akses vital masyarakat Kabupaten Donggala tersebut kini semakin dekat dengan tahap penyelesaian. Kehadiran Batalyon A Pelopor dalam pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa Brimob selalu hadir memberikan solusi konkret bagi kebutuhan infrastruktur masyarakat.































