NKRINEWS45. COM |
KENDAL – Komunitas Kumpulan Riders Antar Komunitas (KRAK) Kabupaten Kendal bersiap menggelar aksi touring akbar lintas kabupaten pada Minggu, 21 Juni 2026. Mengusung misi mengeksplorasi destinasi wisata dan keindahan alam, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian kekompakan serta kampanye keselamatan berkendara (safety riding) bagi para anggotanya.Sabtu (20/06/2026).
Tidak kurang dari 40 sepeda motor dengan total sekitar 60 peserta yang merupakan anggota aktif KRAK dipastikan ikut ambil bagian dalam perjalanan menantang ini.
Rute Menantang: Menembus Jalur Eksotis Menuju Titik 0 Dieng
Perjalanan ini dipastikan menyuguhkan panorama alam yang memanjakan mata, mulai dari perbukitan hijau, kawasan perkebunan, hingga udara sejuk pegunungan. Para peserta akan memulai perjalanan dari Boja, membelah jalur eksotis antardesa dan kabupaten, hingga mencapai kawasan Dieng, sebelum akhirnya kembali ke titik awal.
Adapun rute keberangkatan yang akan ditempuh meliputi: Start dari Boja – Patean – Bawang – Reban – Blado – Bandar – Wonotunggal – Talun – Doro – Petung Kriyono – Sibebek – Batur – hingga mencapai Dieng (Titik 0).
Sementara untuk rute kepulangan, rombongan akan melintasi Pasar Kejajar – Pringlegi – Tretep – Wonosari Patean – Curug Sewu – dan Finish kembali di Boja.
Manajemen Perjalanan dan Keselamatan Jadi Prioritas
Demi menjaga kelancaran, ketertiban di jalan raya, serta keselamatan seluruh peserta, panitia KRAK telah menyusun manajemen perjalanan secara matang. Rombongan akan dibagi ke dalam beberapa tim dengan posisinya masing-masing agar pergerakan di jalan tetap kondusif, aman, dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Ketua Kumpulan Riders Antar Komunitas (KRAK), Muhammad Arif Hakim, menegaskan bahwa esensi dari touring ini bukan sekadar berkendara bersama, melainkan menjaga marwah komunitas sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa KRAK adalah komunitas yang solid dan santun di jalan. Perjalanan sejauh dan semenantang ini membutuhkan kedisiplinan tinggi. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh peserta untuk menjaga fisik, menaati komando road captain, dan menghormati pengguna jalan lain. Kita berangkat bersama, pulang bersama dalam kondisi aman dan bahagia,” ujar Muhammad Arif Hakim saat memberikan pengarahan.
Senada dengan hal tersebut, Penasehat KRAK, H. Tripurnomo, S.Sos., memberikan apresiasi sekaligus pesan mendalam terkait persiapan matang yang dilakukan oleh panitia. Ia menekankan pentingnya aspek teknis dan mitigasi di lapangan.
“Apresiasi tinggi untuk panitia yang sudah mematangkan manajemen rute ini. Jalur yang dipilih sangat menantang, khususnya area Petung Kriyono hingga Dieng. Saya minta aspek teknis seperti cek pengereman, kondisi ban, kelengkapan surat kendaraan (SIM/STNK), hingga persiapan jas hujan benar-benar dipastikan sebelum start. Jadikan touring ini sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus mengenalkan potensi wisata luar biasa yang kita lalui,” tutur H. Tripurnomo.
Rencananya, seluruh peserta akan melakukan kopdar dan berkumpul di titik pemberangkatan yang berlokasi di bawah Patung RTH Desa Boja, Kabupaten Kendal.
Melalui agenda touring akbar ini, Komunitas KRAK Kabupaten Kendal berharap dapat terus memupuk rasa persaudaraan yang kokoh antaranggota, sekaligus berkontribusi aktif dalam mempromosikan keindahan destinasi wisata alam lokal di sepanjang lintas kabupaten yang mereka lalui.
(Red-Spyd)


































