NKRINEWS.CO.M|TANAH DATAR – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Festival Fair Play Junior Cup II SSB Tugu Muda Tahun 2026 yang digelar di Nagari Taluk, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (24/10/2026).
Mengusung tema “Dengan Sepak Bola Kita Jalin Silaturahmi”, turnamen yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026, ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, mengasah kemampuan, serta mempererat silaturahmi melalui olahraga sepak bola.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Tanah Datar, Hendri Abbas, S.Pd., M.M., Dt. Rajo Tanbasa, yang hadir mewakili Bupati Tanah Datar, Eka Putra, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Hendri Abbas terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Tanah Datar yang belum dapat menghadiri kegiatan tersebut secara langsung karena adanya agenda lain yang tidak dapat diwakilkan.
Ia menyampaikan bahwa meskipun Bupati tidak dapat hadir, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tetap memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan positif yang bertujuan membina generasi muda, khususnya dalam pengembangan olahraga sepak bola usia dini.
Pembukaan turnamen ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar Wendri Aswil, Camat Lintau Buo Luthfi, S.Pd., Wali Nagari Taluk Wendi Aswil, Babinsa Serda Darwin, serta para pelatih, ofisial, manajer tim, orang tua pemain, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Hendri Abbas menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Pemerintah Nagari Taluk, para donatur, pelatih, ofisial SSB, serta orang tua yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, turnamen sepak bola usia dini bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, penanaman nilai sportivitas, pembentukan disiplin, dan penguatan persaudaraan antarpemain.
Ia berharap, melalui kompetisi seperti ini, akan lahir bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Tanah Datar yang mampu berkembang dan berprestasi, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.
“Kepada seluruh pemain, teruslah berlatih dengan tekun, disiplin, dan penuh semangat. Junjung tinggi sportivitas, jaga etika, hormati lawan, serta jadikan turnamen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan.
Jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi,” pesannya.
Selain menekankan pentingnya pembinaan dan prestasi, Hendri Abbas juga mengingatkan panitia dan peserta agar menjaga kesehatan selama turnamen berlangsung. Mengingat kondisi cuaca yang kurang baik dan suasana berkabut, para pemain diimbau memperbanyak minum air putih serta menjaga kondisi tubuh.
Ia juga meminta tim medis untuk selalu siaga di lokasi pertandingan guna memberikan pertolongan apabila terdapat pemain atau pihak lain yang mengalami gangguan kesehatan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Ketua Panitia, Aulia Rahmat, dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Fair Play Junior Cup II SSB Tugu Muda Tahun 2026 terselenggara berkat kerja sama orang tua siswa, dukungan para donatur, serta dukungan penuh Pemerintah Nagari Taluk.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga turnamen dapat terlaksana dengan baik.
Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 55 tim ambil bagian, terdiri atas 24 tim kategori Kelompok Umur (KU)-10 untuk kelahiran 2016–2017 dan 31 tim kategori KU-12 untuk kelahiran 2014–2015.
Turnamen ini menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk mengasah keterampilan, menambah pengalaman bertanding, membangun mental kompetitif, serta belajar menghargai lawan dan menerima hasil pertandingan dengan sportif.
Melalui Festival Fair Play Junior Cup II SSB Tugu Muda Tahun 2026, diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin erat antara pemain, pelatih, ofisial, manajer tim, dan orang tua, sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Tanah Datar.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menanamkan nilai disiplin, kerja sama, kejujuran, dan sportivitas sejak usia dini. Dari turnamen ini diharapkan tumbuh generasi muda yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Tanah Datar melalui olahraga sepak bola.( RF )








































