MAKASSAR – Upaya kemanusiaan yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dalam misi evakuasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah pegunungan Kabupaten Pangkep kembali membuahkan hasil. Jenazah kedua korban pesawat tersebut berhasil dievakuasi dari titik jatuh di Kecamatan Tompobulu dan kini telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, Kota Makassar.
Evakuasi Melalui Medan Berat Pangkep
Proses evakuasi jenazah kedua ini bukanlah perkara mudah. Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel bersama unsur Basarnas dan TNI harus menaklukkan medan perbukitan yang curam serta vegetasi hutan yang rapat di wilayah Tompobulu, Pangkep.
Setelah melalui perjalanan panjang menyusuri jalur darat yang ekstrem dari titik koordinat jatuhnya pesawat, tim berhasil membawa jenazah menuju titik penjemputan untuk segera dilarikan ke Kota Makassar guna penanganan lebih lanjut.
Sinergitas Batalyon A Pelopor di Lapangan
Keterlibatan aktif personel Batalyon A Pelopor menjadi kunci percepatan mobilisasi korban. Dengan peralatan pendukung dan fisik yang terlatih, para personel memastikan jenazah tetap terjaga dalam kondisi baik selama proses pemindahan dari hutan Tompobulu hingga ke ambulans.








































