Kapolres Batang Pimpin Evakuasi Jalur Pantura Setelah Diterjang Angin Kencang

NKRINEWS45. COM |
BATANG – Jalur vital Pantura di wilayah Kabupaten Batang akhirnya kembali normal pada Kamis (5/3/2026) dini hari setelah sempat lumpuh total akibat cuaca ekstrem. Proses evakuasi pohon tumbang dan perbaikan tiang listrik yang berlangsung hingga tengah malam melibatkan tim gabungan dari Polres Batang, BPBD, PLN, serta relawan masyarakat.

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejak Rabu sore pukul 16.30 WIB memicu rentetan peristiwa tragis di beberapa titik, terutama di Kecamatan Subah dan Gringsing. Kapolres Batang, AKBP Veronica, yang meninjau langsung lokasi evakuasi di Subah, mengonfirmasi bahwa tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam musibah ini.

Salah satu korban, Tarto Mulyo, warga Desa Kuripan, meninggal dunia di lokasi setelah tertimpa tiang listrik yang patah akibat hantaman pohon jati di jalur Subah-Gondang. Korban kedua teridentifikasi sebagai Kusno, warga Kendal, sementara korban ketiga ditemukan di Jalan Raya Pantura Surodadi, Gringsing.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh instansi terkait dan masyarakat, akses jalan yang sempat terputus kini sudah kembali lancar. Namun, kami sangat berduka atas adanya tiga korban jiwa dalam rangkaian kejadian ini,” ujar AKBP Veronica.

Selain mengevakuasi batang pohon, petugas PLN juga bekerja cepat memperbaiki jaringan listrik yang rusak guna memulihkan distribusi daya ke pemukiman warga. Pihak kepolisian mengimbau agar pengguna jalan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama saat melintasi jalur yang memiliki banyak pepohonan besar.

Red-Spyd

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed