​Kapolsek Limbangan Pimpin Pengamanan Evakuasi Truk Kontainer yang Terjebak di Dusun Brujulan

NKRINEWS45. COM |
KENDAL – Limbangan, Jalur utama yang menghubungkan wilayah Limbangan (Kendal) menuju Sumowono (Semarang) lumpuh total pada Rabu (04/02/2026). Kemacetan panjang dipicu oleh sebuah truk tronton bermuatan besar yang terjebak dan melintang di badan jalan, tepatnya di Dusun Brujulan, Desa Limbangan. Insiden ini bermula setelah sang sopir mengikuti arahan navigasi Google Maps.

Peristiwa bermula saat truk kontainer yang dikemudikan oleh Zainal, warga Pasuruan, Jawa Timur, melakukan perjalanan dari kawasan Kubota BSB Mijen, Semarang, menuju Magelang. Di tengah perjalanan, Zainal menyadari indikator bahan bakar kendaraannya menipis.

Lantaran stok BBM di SPBU Mijen dan Cangkiran habis, Zainal memutuskan mencari SPBU terdekat di Desa Kaligading. Alih-alih belok kiri ke arah Gunungpati dari SPBU Cangkiran, ia justru mengambil jalur Semarang–Boja–Limbangan.

Usai mengisi BBM, Zainal yang merasa asing dengan medan setempat memilih mengandalkan aplikasi Google Maps untuk memandu perjalanannya menuju Magelang melalui jalur pegunungan Limbangan–Sumowono.

“Saya sempat curiga jalan semakin sempit. Sempat tanya warga dan diarahkan untuk putar balik. Namun karena situasi hujan deras, jarak pandang di kaca spion tidak jelas, hingga akhirnya saya terjebak di sini,” ungkap Zainal.

Nahas, saat mencoba memutar balik di pertigaan Dusun Brujulan (sekitar SMPN 2 Limbangan), ruang gerak yang terbatas membuat truk raksasa tersebut gagal bermanuver. Truk justru melintang dan menutup seluruh akses jalan, sehingga kendaraan dari kedua arah sama sekali tidak bisa melintas.

Kapolsek Limbangan, AKP Sigit Wibowo, S.H., mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sejak Selasa malam (03/02) sekitar pukul 23.30 WIB. Pihak kepolisian segera menerjunkan personel untuk mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas.

“Benar, truk kontainer terjebak saat hendak putar balik di tikungan pertigaan Brujulan yang sangat sempit. Kondisi ini membuat truk mengalami kendala teknis hingga tidak bisa bergerak maju maupun mundur,” jelas AKP Sigit.

Untuk mengurai penumpukan kendaraan, Polsek Limbangan memberlakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan kecil diarahkan melalui dua jalur alternatif:

Jalur Desa Tambaksari menuju jalur Desa Peron (keluar di titik Sened untuk kembali ke jalur utama Sumowono).

Hingga berita ini dilaporkan, proses evakuasi menggunakan mobil derek yang berkoordinasi dengan pihak ekspedisi masih berlangsung. Kejadian ini pun sempat menarik perhatian warga sekitar yang memadati lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi.

AKP Sigit Wibowo mengimbau kepada para pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan besar, agar tidak bergantung sepenuhnya pada aplikasi navigasi saat melintasi jalur pegunungan atau pedesaan.

“Kami harap pengemudi lebih waspada dan tidak segan bertanya kepada warga lokal jika merasa medan yang dilalui tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Jalur pedesaan cenderung sempit dan curam, sangat berisiko bagi kendaraan besar,” pungkasnya.

Red-Spyd

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *