PATI – Rampungnya pembangunan sumur bor pertanian titik kelima dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati membawa angin segar bagi para petani di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Kehadiran sumber air baru tersebut diyakini akan sangat membantu kebutuhan irigasi sawah warga, terutama saat musim kemarau, Senin (18/05/2026).
Selama ini, sebagian petani di Desa Godo masih mengandalkan air hujan untuk mengairi lahan pertanian mereka. Kondisi itu kerap membuat para petani khawatir ketika memasuki musim kering karena pasokan air menjadi terbatas dan berdampak pada hasil panen.
Kini, dengan selesainya pembangunan sumur bor pertanian oleh Satgas TMMD, warga merasa lebih optimistis dalam mengelola lahan pertanian mereka. Sumur bor tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan air sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan lebih maksimal.
Dan SSK TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Kapten Inf Andik Setiawan, mengatakan pembangunan sumur bor merupakan salah satu bentuk dukungan TNI terhadap sektor pertanian masyarakat desa. Menurutnya, air menjadi kebutuhan utama bagi petani untuk menjaga produktivitas lahan dan meningkatkan hasil panen.
“Alhamdulillah pembangunan sumur bor pertanian titik kelima sudah selesai 100 persen. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga para petani tidak lagi kesulitan air saat musim kemarau,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan sumur bor diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Pati.
Kepala Desa Godo, Suwondo, menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor menjadi salah satu kebutuhan penting bagi warga. Ia menilai program TMMD tidak hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga memberi dampak langsung terhadap sektor pertanian masyarakat.
“Mayoritas warga Desa Godo adalah petani, sehingga keberadaan sumur bor ini sangat membantu. Mudah-mudahan hasil pertanian warga nantinya semakin baik dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” ungkapnya.
Proses pembangunan sumur bor juga dilakukan dengan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat. Warga ikut terlibat membantu pengerjaan hingga selesai sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan di desa mereka.
Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati sendiri terus menghadirkan berbagai pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Rampungnya sumur bor pertanian titik kelima menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan warga pedesaan.








































