Kolonel Marinir Kakung: Taruna AAL Ukir Prestasi Internasional, Borong Medali Emas NASPO dan I2ASPO 2025

Yogyakarta , Akademi Angkatan Laut (AAL) kembali menegaskan posisinya sebagai center of excellence dalam pengembangan sains terapan dan teknologi maritim. Melalui pembinaan yang konsisten dan terarah, Tim Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) AAL sukses meraih tiga Prestasi pada ajang National Applied Science Project Olympiad (NASPO) dan Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025, yang diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association (IYSA).
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran strategis Pembina LKTI AAL, Kepala Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kadepiptek) AAL, Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, S.T., M.Han., yang secara konsisten mendorong budaya riset, inovasi, dan berpikir ilmiah di lingkungan Taruna AAL.
IYSA sendiri merupakan organisasi ilmiah bereputasi internasional yang memiliki afiliasi dengan berbagai lembaga sains dunia seperti MILSET (International Movement for Leisure Activities in Science and Technology), WICO Korea, WoSG Singapura, Inventcor Rumania, serta menjadi penghubung berbagai kompetisi ilmiah internasional seperti ISIF, IRTC, ICYS, WSEEC, dan I2ASPO. Sejak tahun 2019, AAL secara berkelanjutan berpartisipasi dan mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang-ajang tersebut.
Prestasi NASPO 2025
Pada ajang NASPO yang dilaksanakan Selasa, 9 Desember 2025, bertempat di Multimedia Depiptek AAL dan Kal Kadet VII, Tim LKTI AAL berhasil meraih:

*Gold Medal* Kategori Energi Tingkat Universitas
Judul Karya:
“Analisis Penambahan Cetane Booster pada Bahan Bakar High Speed Diesel (HSD) Guna Meningkatkan Kinerja Mesin Diesel.”
Anggota Tim:
Sermatar (P) Alif Rizqi Firdaus
Sermatar (T) Raid Cendekia A. R.
Sermatar (E) Syefa Zahrotul Ula A.
Sermatar (S) Sisilia Jovita N. R.
Sermatar (M) Zulfaizin Muamar A.
Karya ini dinilai memiliki relevansi strategis terhadap efisiensi energi dan pengembangan teknologi mesin diesel, khususnya dalam konteks operasional alutsista dan sistem pendukung pertahanan laut.
Prestasi I2ASPO 2025
Sementara itu, pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025 yang berlangsung Minggu, 21 Desember 2025 di Gedung Graha Sabha UGM, Yogyakarta, dua tim LKTI AAL kembali mengharumkan nama institusi:

*Gold Medal* Kategori IoT and Applications Tingkat Universitas
serta MIICA Special Award
Judul Karya Tim 1:
“Design of MPK Rotating Clock Monitoring System Based on Internet of Things (IoT) to Support the Maintenance System in Cadet’s Navy Ship of Indonesian Naval Academy.”
Anggota Tim:
Sermatar (P) Syahan Rairanu I.
Sermatar (T) Fernanda Wirajaya
Sermatar (E) Lalu Rendi F. W.
Sermatar (S) Anastasya Nevi
Sermatar (M) Muhammad Rafi F

*Gold Medal* Kategori Energy Tingkat Universitas
Judul Karya Tim 2:
“Designing a Prototype Solar Tracking System Based on Arduino Nano for the Development of Solar Panel Utilization at Posal Oepoli Island.”
Anggota Tim:
Sermatar (P) John Christopher
Sermatar (T) Saif Tario
Sermatar (E) Adam Firmansyah
Sermatar (S) Jonathan Chrystian
Sermatar (M) Muhammad Rhama
Ajang I2ASPO 2025 diikuti oleh 1.259 tim (632 tim online dan 627 tim offline) dari 13 negara, yakni Philippines, Thailand, Vietnam, Kazakhstan, Hong Kong, Turkey, Uzbekistan, Belarus, Turkmenistan, Bangladesh, Brasil, Yemen, dan Indonesia, menjadikan capaian Taruna AAL sebagai prestasi yang memiliki daya saing global.

*Apresiasi Gubernur AAL*

Gubernur Akademi Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Sigit Santoso, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi luar biasa Taruna AAL. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kualitas pembinaan akademik yang adaptif terhadap perkembangan sains dan teknologi, sekaligus sejalan dengan visi AAL dalam mencetak perwira TNI AL yang unggul secara intelektual, profesional, dan berwawasan global.

*Kadepiptek AAL, Kolonel Marinir Kakung Priyambodo, S.T., M.Han.* di lokasi perlombaan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah serta dukungan penuh dari Gubernur AAL.
“Prestasi ini adalah buah dari kepercayaan, dukungan, dan kepemimpinan Bapak Gubernur AAL. Kami berkomitmen menjadikan riset dan inovasi sebagai budaya berpikir Taruna AAL, bukan sekadar kompetisi, tetapi sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan TNI AL dan bangsa,” tegasnya.

Kolonel Kakung juga memberikan apresiasi tinggi kepada Tim Dosen Pembimbing, yakni:
Penda Tk. I III/b Evi Martiningsih, S.S., M.Pd.
Letkol Laut (KH/W) Mostien Adi P.P.M., S.P., M.A.P.
Kapten Laut (E) Yulian Wardi, S.T., M.M.
“Dedikasi dan ketelatenan para dosen pembimbing menjadi fondasi kuat lahirnya karya ilmiah Taruna yang aplikatif, visioner, dan berdaya guna,” tambahnya.

Kepada para Taruna, Kolonel Kakung menyampaikan kebanggaan mendalam.
“Kalian telah membuktikan bahwa Taruna AAL bukan hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga unggul dalam pemikiran strategis dan inovasi teknologi. Teruslah menjadi pejuang prestasi dan duta intelektual TNI AL di tingkat dunia.”
Prestasi ini sekaligus memperkuat peran AAL sebagai kawah candradimuka lahirnya pemimpin laut masa depan yang adaptif, inovatif, dan siap menjawab tantangan global di era transformasi teknologi maritim.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *