Komandan Pasukan Brimob III Korbrimob Polri, Brigjen Pol. John H. S. Sitanggang, S.I.K., M.Han yang melaksanakan kunjungan kerja di Desa di wilayah Provinsi Maluku

Komandan Pasukan Brimob III Korbrimob Polri, Brigjen Pol. John H. S. Sitanggang, S.I.K., M.Han yang melaksanakan kunjungan kerja di Desa di wilayah Provinsi Maluku menyempatkan diri untuk turun dan memantau langsung perkembangan situasi terkini di Kabupaten Maluku Tenggara khususnya di daerah pasca konflik antar Desa Danar Tarnate dan Desa Ohoitom.

Pada kesempatan ini, Komandan Pasukan Brimob III Korbrimob Polri, Brigjen Pol. John H. S. Sitanggang, S.I.K., M.Han yang didampingi Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Kombes Pol. Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si dan Ps. Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol. Rudi W. Muskitta, S.Sos., S.H., M.H, memberikan “Pembekalan serta Arahan” singkat kepada personil yang melaksanakan tugas pengamanan di kedua Desa yang sedang konflik tersebut.

Dalam “Pembekalan dan Arahannya”, Komandan Pasukan Brimob III Korbrimob Polri, Brigjen Pol. John H. S. Sitanggang, S.I.K., M.Han menyampaikan ucapan terima kasih kepada para personil yang melaksanakan tugas di lapangan yang telah berhasil meredam emosi masyarakat serta meluasnya dampak konflik yang bisa saja terjadi secara berkelanjutan.

Beliau juga menambahkan untuk personil yang bertugas di lapangan agar selalu mengikuti prosedur serta SOP yang berlaku dalam penanganan konflik antar Desa, sehingga kedepannya masyarakat dapat sepenuhnya mempercayai personil Kepolisian terutama personil Brimob Polda Maluku yang turun langsung ke lapangan untuk menangani situasi kontijensi seperti yang terjadi di Desa Danar Tarnate dan Desa Ohoitom ini.

Komandan Pasukan Brimob III Korbrimob Polri, Brigjen Pol. John H. S. Sitanggang, S.I.K., M.Han, mengingatkan personil yang melaksanakan tugas di lapangan agar selalu berhati-hati serta bisa menjaga mental, psikologi dan kesehatan pribadi ketika bertugas, karena yang kita tahu bersama, akhir-akhir ini sering terjadi profokasi dari golongan masyarakat tertentu yang ingin mengurangi bahkan menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed