Balikpapan – Memasuki periode puncak arus mudik Lebaran, Satuan Brimob Polda Kaltim melalui jajaran elit Detasemen Gegana terus mengintensifkan pengamanan melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026. Pada Kamis (19/03/2026), tim patroli yang dipimpin oleh Ipda Slamet Ashari beranggotakan empat personel melakukan penyisiran ke berbagai titik strategis di Kota Balikpapan. Langkah preventif ini bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan tingkat tinggi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun warga yang beraktivitas di pusat perbelanjaan, guna memastikan seluruh rangkaian persiapan Idul Fitri berjalan tanpa gangguan kamtibmas.
Rangkaian patroli menyasar gerbang-gerbang utama transportasi dan ekonomi, mulai dari Bandara Internasional SAMS Sepinggan hingga Pelabuhan Semayang Balikpapan. Selain memantau arus penumpang di pelabuhan dan bandara, tim juga menyisir kawasan Mall BSB E-Walk yang menjadi pusat konsentrasi massa, serta memantau kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalan nasional arteri Balikpapan. Personel Detasemen Gegana melakukan pengawasan mendalam untuk mendeteksi dini setiap potensi ancaman, memastikan area publik tetap steril dan kondusif bagi para pemudik yang membawa keluarga mereka.
Bapak Suroso, salah seorang pemudik yang sedang menunggu keberangkatan kapal di Pelabuhan Semayang, mengungkapkan rasa tenangnya melihat kehadiran personel baret biru di tengah kerumunan penumpang. “Kehadiran Bapak-bapak Brimob dari Gegana ini sangat membuat kami merasa nyaman dan terlindungi. Di tengah suasana pelabuhan yang sangat ramai seperti ini, kami jadi tidak merasa khawatir lagi akan adanya aksi kriminalitas. Terima kasih atas penjagaannya, sehingga kami bisa pulang kampung dengan hati yang tenang,” tutur Bapak Suroso sesaat sebelum menaiki kapal.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan personel Detasemen Gegana dalam operasi ini merupakan manifestasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Sebagai sosok influencer dalam menjaga kedaulatan keamanan di Kalimantan Timur, beliau menyampaikan bahwa keselamatan jiwa dan harta benda para pemudik adalah prioritas utama korps. “Kami hadir sebagai perisai pelindung agar masyarakat dapat merayakan kemenangan dengan aman. Kami tidak akan lengah sedikit pun dalam mengawal setiap jengkal jalur mudik. Teruslah mengabdi dengan ketulusan hati karena kenyamanan rakyat adalah kehormatan bagi kami. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.







































