NKRINEWS45. COM |
Magelang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han., mendampingi Wakil Menteri Pertanian RI Letjen TNI (Purn.) Muhammad Saleh Mustafa, S.I.P., meninjau sentra sapi perah di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengembangkan potensi peternakan daerah guna mendukung ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada susu nasional.
Potensi pengembangan peternakan sapi perah sebagai salah satu sektor yang dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan peternak. Melalui peninjauan ini pengembangan peternakan sapi perah diharapkan menjadi sektor strategis yang tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan peternak dan perekonomian masyarakat. Kabupaten Magelang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu sentra produksi susu sapi di Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Wamentan RI Letjen TNI (Purn.) Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa swasembada susu merupakan target pemerintah yang harus diwujudkan melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Dengan dukungan infrastruktur, kelembagaan, dan kerja sama yang kuat, Kabupaten Magelang diharapkan mampu meningkatkan produksi hingga mencapai surplus susu sapi pada masa mendatang. Keberadaan koperasi dinilai penting untuk memperpendek rantai distribusi dan mengurangi ketergantungan peternak terhadap tengkulak yang dapat merugikan mereka.
Kehadiran Pangdam IV/Diponegoro dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui sinergi bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur terkait, Kodam IV/Diponegoro turut mendukung upaya optimalisasi potensi pertanian dan peternakan sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Kodam IV/Diponegoro mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan potensi peternakan daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak bagi terwujudnya kemandirian pangan dan swasembada susu nasional. (Pendam IV/Diponegoro).
Red-Spyd








































