NKRINEWS45. COM |
Magelang, 25 Juni 2026 – Panglima TNI memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Kamis (25/6). Upacara dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan berlangsung dengan khidmat serta penuh semangat kebangsaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Dankodiklat TNI, para Gubernur Akademi Angkatan, Gubernur Akademi Militer beserta istri, Wakil Gubernur Akademi Militer, para pejabat utama TNI, Forkopimda Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro, Wali Kota Magelang, serta para tamu undangan dan keluarga perwira yang dilantik.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira yang telah resmi dilantik. Panglima menegaskan bahwa pangkat Letnan yang disandang merupakan amanah besar dari bangsa, negara, rakyat, dan Tuhan Yang Maha Esa untuk menjaga kehormatan TNI, menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI.
“Pendidikan yang telah Saudara jalani telah membentuk jati diri prajurit TNI dalam semangat TNI yang PRIMA. Pangkat yang disematkan hari ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Panglima TNI.
Panglima TNI juga menyoroti perkembangan lingkungan strategis global yang berlangsung sangat cepat dan berdampak pada dinamika ancaman terhadap bangsa. Dalam menghadapi tantangan tersebut, TNI dituntut untuk terus menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, serta melindungi seluruh rakyat Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa sebanyak 1.737 perwira Diktukpa TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik. Jumlah tersebut menjadi bukti komitmen TNI dalam menyiapkan sumber daya manusia yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan.
Lebih lanjut, Panglima TNI menekankan bahwa pendidikan integratif yang telah dilaksanakan merupakan sarana penting untuk memperkuat sinergi antarmatra TNI. Nilai-nilai integrasi, soliditas, dan profesionalisme yang diperoleh selama pendidikan diharapkan dapat menjadi bekal dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Rakyat berharap perwira TNI tetap berada di garis terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saya yakin para perwira akan menjawab harapan tersebut melalui pengabdian, loyalitas, dan pengorbanan yang tulus,” ujar Panglima TNI.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada Dankodiklat TNI, para Gubernur Akademi Angkatan, para pembina, pelatih, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pendidikan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada orang tua dan keluarga yang telah memberikan doa serta dukungan kepada para perwira selama menjalani pendidikan.
Upacara Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif TA 2026 menjadi momentum penting dalam melahirkan perwira-perwira muda TNI yang profesional, berkarakter, serta siap mengemban tugas pengabdian demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Red-Spyd





























