Perkuat Sinergitas, Tiga Pilar Kecamatan Weleri Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Jaga Kondusifitas Wilayah

NKRINEWS45. COM |
​WELERI, KENDAL – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), Tiga Pilar Kecamatan Weleri yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan, TNI, dan Polri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas Lintas Sektoral. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Weleri pada Selasa (29/09/2026) mulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri sekitar 30 peserta.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Weleri Drs. Dwi Cahyono Suryo, M.A.P., Kapolsek Weleri AKP Yulianto, S.H., M.H., Danramil 04/Weleri Kapten Cba Aziz Bukhori M., jajaran staf Kecamatan Weleri, serta anggota Bhabinkamtibmas Polsek Weleri dan Babinsa Koramil 04/Weleri.

​Dalam sambutan dan arahannya, Camat Weleri Drs. Dwi Cahyono Suryo, M.A.P., menegaskan pentingnya forum Rakor Linsek sebagai wadah sinergi untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, pencegahan kriminalitas, dan mitigasi konflik sosial berdasarkan dinamika yang berkembang di media sosial maupun kehidupan masyarakat.

​Beberapa poin krusial yang disampaikan oleh Camat Weleri antara lain:
​Penilaian Integritas KPK: Menindaklanjuti evaluasi rapat koordinasi program KPK di Kabupaten Kendal, aparatur diimbau memperkuat skor Monitoring Center for Prevention (MCP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI).

​Kesiapan Layanan Pengaduan Digital: Aparatur pemerintah harus memahami pergeseran pola aduan masyarakat dari sistem konvensional menuju sistem pengaduan digital terintegrasi dan media sosial.

​Transparansi Bantuan Pangan: Terkait dinamika penyaluran bantuan beras bagi kelompok Desil 1–4 (40 persen masyarakat berpenghasilan terendah), dipastikan bahwa proses verifikasi data wajib melalui Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel) agar dapat dipertanggungjawabkan secara prosedur.

​Evaluasi Penerima Bansos dan Judi Online: Pengecekan status kepesertaan bansos dilakukan secara online melalui Cek Bansos Kemensos. Bagi NIK yang terindikasi terlibat judi online (judol), hak bantuannya akan dibatalkan. Di wilayah Weleri, tercatat ada sekitar 100 penerima yang terindikasi hal tersebut.

​Sosialisasi Bulan Dana PMI: Diperlukan sosialisasi yang jelas mengenai penyaluran bantuan dan penggalangan Bulan Dana PMI agar tidak memicu prasangka di masyarakat.

​Kewaspadaan Bencana Kemarau: Mengingat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pemukiman di musim kemarau, warga diimbau untuk selalu waspada dalam penggunaan kompor/alat elektronik serta mencatat nomor darurat setempat.
​Peran Paralegal Desa: Mengapresiasi keikutsertaan perangkat desa dalam program Paralegal sehingga permasalahan sosial di tingkat bawah dapat ditangani dengan cepat.

​Sementara itu, Danramil 04/Weleri Kapten Cba Aziz Bukhori M. menekankan kesiapan operasional TNI dalam mendukung kondusifitas wilayah melalui sinergi yang erat bersama Polri dan Pemerintah Daerah.

​Danramil menjelaskan bahwa selain menjaga kedaulatan, TNI melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan Tugas Kewilayahan. Tugas-tugas tersebut mencakup bantuan penanggulangan bencana alam, pengamanan wilayah, hingga pendampingan masyarakat seperti pembinaan generasi muda dan kelompok tani. Beliau juga mengajak seluruh jajaran untuk bijak dalam menyikapi setiap tayangan berita di media sosial terkait institusi TNI dan Polri.

Dalam sambutan ​Kapolsek Weleri AKP Yulianto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Weleri berada dalam keadaan aman dan kondusif. Meski demikian, beberapa hal tetap menjadi atensi bersama:

​Pemantauan Penyaluran Bantuan: Memantau dinamika perubahan data penerima bantuan agar tidak memicu kerawanan sosial.

​Penanganan Karhutla & Kriminalitas: Mengantisipasi bahaya karhutla serta meningkatkan pemantauan terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang mencatatkan 4 kejadian dalam sebulan terakhir di Weleri.

​Peningkatan Deteksi Dini: Mendorong jajaran personel lapangan untuk meningkatkan sensitivitas dan deteksi dini terhadap potensi gejolak di masyarakat.

​”Polsek Weleri siap mendukung penuh seluruh program pemerintah kecamatan maupun desa. Kami juga mengimbau seluruh jajaran untuk cepat tanggap, mengingat arus informasi dan aduan masyarakat saat ini bergerak sangat cepat melalui media sosial,” tegas Kapolsek.

​Melalui Rakor Sinergitas ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Weleri dapat terus mempererat tali silaturahmi dan kolaborasi demi mewujudkan lingkungan Weleri yang aman, damai, dan sejahtera.

​WELERI, KENDAL – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), Tiga Pilar Kecamatan Weleri yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan, TNI, dan Polri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas Lintas Sektoral. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Weleri pada Selasa (29/09/2026) mulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri sekitar 30 peserta.

​Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Weleri Drs. Dwi Cahyono Suryo, M.A.P., Kapolsek Weleri AKP Yulianto, S.H., M.H., Danramil 04/Weleri Kapten Cba Aziz Bukhori M., jajaran staf Kecamatan Weleri, serta anggota Bhabinkamtibmas Polsek Weleri dan Babinsa Koramil 04/Weleri.

​Dalam sambutan dan arahannya, Camat Weleri Drs. Dwi Cahyono Suryo, M.A.P., menegaskan pentingnya forum Rakor Linsek sebagai wadah sinergi untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, pencegahan kriminalitas, dan mitigasi konflik sosial berdasarkan dinamika yang berkembang di media sosial maupun kehidupan masyarakat.

​Beberapa poin krusial yang disampaikan oleh Camat Weleri antara lain:
​Penilaian Integritas KPK: Menindaklanjuti evaluasi rapat koordinasi program KPK di Kabupaten Kendal, aparatur diimbau memperkuat skor Monitoring Center for Prevention (MCP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI).

​Kesiapan Layanan Pengaduan Digital: Aparatur pemerintah harus memahami pergeseran pola aduan masyarakat dari sistem konvensional menuju sistem pengaduan digital terintegrasi dan media sosial.

​Transparansi Bantuan Pangan: Terkait dinamika penyaluran bantuan beras bagi kelompok Desil 1–4 (40 persen masyarakat berpenghasilan terendah), dipastikan bahwa proses verifikasi data wajib melalui Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel) agar dapat dipertanggungjawabkan secara prosedur.

​Evaluasi Penerima Bansos dan Judi Online: Pengecekan status kepesertaan bansos dilakukan secara online melalui Cek Bansos Kemensos. Bagi NIK yang terindikasi terlibat judi online (judol), hak bantuannya akan dibatalkan. Di wilayah Weleri, tercatat ada sekitar 100 penerima yang terindikasi hal tersebut.

​Sosialisasi Bulan Dana PMI: Diperlukan sosialisasi yang jelas mengenai penyaluran bantuan dan penggalangan Bulan Dana PMI agar tidak memicu prasangka di masyarakat.

​Kewaspadaan Bencana Kemarau: Mengingat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pemukiman di musim kemarau, warga diimbau untuk selalu waspada dalam penggunaan kompor/alat elektronik serta mencatat nomor darurat setempat.
​Peran Paralegal Desa: Mengapresiasi keikutsertaan perangkat desa dalam program Paralegal sehingga permasalahan sosial di tingkat bawah dapat ditangani dengan cepat.

​Sementara itu, Danramil 04/Weleri Kapten Cba Aziz Bukhori M. menekankan kesiapan operasional TNI dalam mendukung kondusifitas wilayah melalui sinergi yang erat bersama Polri dan Pemerintah Daerah.

​Danramil menjelaskan bahwa selain menjaga kedaulatan, TNI melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan Tugas Kewilayahan. Tugas-tugas tersebut mencakup bantuan penanggulangan bencana alam, pengamanan wilayah, hingga pendampingan masyarakat seperti pembinaan generasi muda dan kelompok tani. Beliau juga mengajak seluruh jajaran untuk bijak dalam menyikapi setiap tayangan berita di media sosial terkait institusi TNI dan Polri.

Dalam sambutan ​Kapolsek Weleri AKP Yulianto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Weleri berada dalam keadaan aman dan kondusif. Meski demikian, beberapa hal tetap menjadi atensi bersama:

​Pemantauan Penyaluran Bantuan: Memantau dinamika perubahan data penerima bantuan agar tidak memicu kerawanan sosial.

​Penanganan Karhutla & Kriminalitas: Mengantisipasi bahaya karhutla serta meningkatkan pemantauan terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang mencatatkan 4 kejadian dalam sebulan terakhir di Weleri.

​Peningkatan Deteksi Dini: Mendorong jajaran personel lapangan untuk meningkatkan sensitivitas dan deteksi dini terhadap potensi gejolak di masyarakat.

​”Polsek Weleri siap mendukung penuh seluruh program pemerintah kecamatan maupun desa. Kami juga mengimbau seluruh jajaran untuk cepat tanggap, mengingat arus informasi dan aduan masyarakat saat ini bergerak sangat cepat melalui media sosial,” tegas Kapolsek.

​Melalui Rakor Sinergitas ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Weleri dapat terus mempererat tali silaturahmi dan kolaborasi demi mewujudkan lingkungan Weleri yang aman, damai, dan sejahtera.(Nyaman).

Red-Spyd

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed