Karawang – Jawa Barat
Selasa, 24 Februari 2026.
Personel Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan pengamanan dan penanganan temuan munisi bom militer jenis granat tangan anti personil di kawasan KHDTK Litbang Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Kegiatan diawali pada pukul 14.00 WIB dengan pelaksanaan apel pemberangkatan personel sebagai langkah awal kesiapsiagaan dalam menangani temuan bahan peledak militer. Setelah itu, personel bergerak menuju lokasi guna memastikan situasi aman serta melaksanakan prosedur penanganan sesuai standar operasional.
Pada pukul 15.30 WIB, personel Unit Jibom tiba di lokasi dan melaksanakan koordinasi dengan pihak Kepolisian Sektor Cikampek. Selanjutnya, personel melaksanakan proses disposal atau penanganan terhadap bom militer jenis granat tangan anti personil yang ditemukan di area tersebut, dengan mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan.
Sekitar pukul 16.20 WIB, kegiatan penanganan, disposal, dan evakuasi granat tangan anti personil berhasil dilaksanakan dengan aman dan terkendali. Granat tersebut memiliki ciri-ciri berwarna hijau, dengan kode EC-85M605-04 dan diameter 58 mm. Berdasarkan hasil penanganan, munisi tersebut dinyatakan tidak berfungsi kembali atau telah dimusnahkan.
Selanjutnya, personel kembali ke Mako Detasemen Gegana dan pada pukul 18.15 WIB tiba dengan aman, kemudian melaksanakan apel konsolidasi serta analisa dan evaluasi kegiatan. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Komandan Satuan Brimob Polda Jabar, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. menyampaikan bahwa kemampuan dan kesiapsiagaan personel Jibom merupakan bagian penting dalam menjamin keamanan masyarakat.
“Kehadiran personel Jibom dalam setiap penanganan bahan peledak merupakan bentuk kesiapsiagaan Satbrimob Polda Jabar dalam mengantisipasi potensi ancaman yang dapat membahayakan masyarakat. Penanganan yang cepat, tepat, dan profesional menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Jawa Barat khususnya Kabupaten Karawang tetap terjaga, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat dari potensi ancaman bahan peledak berbahaya.








































