Jakarta – Keluhan warga yang viral di media sosial terkait keberadaan gerobak sampah di Jalan Inspeksi Banjir Kanal Timur (BKT), Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, langsung direspons cepat oleh jajaran kepolisian.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa gerobak sampah yang terparkir di sekitar depan Superindo Cipinang dinilai mengganggu akses kendaraan roda empat.
Menindaklanjuti hal tersebut, personel Polsek Jatinegara turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan warga sekitar.
Dari hasil di lapangan, diketahui bahwa banyaknya gerobak sampah disebabkan adanya Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di sekitar lokasi yang belum dapat diangkut ke TPST Bantar Gebang. Kondisi ini terjadi karena masih adanya penanganan pasca longsor di lokasi pembuangan akhir tersebut.
Selain itu, petugas juga menemukan bahwa jalur Inspeksi BKT pada dasarnya merupakan jalur khusus sepeda, sehingga tidak diperuntukkan bagi kendaraan roda empat.
Hal ini menjadi salah satu faktor munculnya keluhan dari pengguna jalan yang belum memahami peruntukan jalur tersebut.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus merespons setiap informasi yang berkembang di masyarakat, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan.
“Kami hadir untuk memastikan setiap informasi yang beredar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Dari hasil pengecekan, situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Kami juga mengajak masyarakat untuk memahami fungsi jalur yang ada serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, warga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani.
Dengan langkah cepat dan komunikasi yang terbuka, diharapkan setiap persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara baik serta tidak berkembang menjadi keresahan yang lebih luas.



































