PD. PARIAMAN | Suasana meriah menyelimuti Lapangan Nagari Sunua Barat, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (4/9/2025). Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan laga final sepak bola Wali Nagari Cup 2025, yang mempertemukan tim tangguh KL FC melawan Elang Perkasa FC. Tidak hanya masyarakat, kehadiran Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di tengah keramaian membuat suasana pertandingan semakin semarak.
Meski di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati menyempatkan diri hadir langsung menyaksikan partai puncak. Kehadirannya menjadi bukti kepedulian terhadap olahraga dan kegiatan kepemudaan di tingkat nagari.
“Saya sangat bangga melihat semangat masyarakat kita. Turnamen seperti ini adalah bukti nyata persatuan, kebersamaan, dan kreativitas pemuda kita. Pemerintah daerah akan selalu mendukung kegiatan positif seperti ini,” ungkap John Kenedy Azis.
Atmosfer Final yang Membahana
Sejak sore hari, lapangan hijau Sunua Barat sudah dipadati penonton. Barisan pedagang kaki lima mengelilingi area pertandingan, menjajakan aneka makanan dan minuman. Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlihat berbondong-bondong datang, duduk di pinggir lapangan, hingga memenuhi tribun.
Begitu peluit pertama berbunyi, pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim tampil penuh determinasi. KL FC dengan permainan cepatnya beberapa kali mengancam gawang lawan, sementara Elang Perkasa FC tak kalah ngotot dengan strategi bertahan rapat dan serangan balik mematikan. Sorak-sorai penonton terdengar membahana setiap kali peluang tercipta, menciptakan suasana dramatis layaknya pertandingan profesional.
Dukungan untuk Generasi Muda
Menurut Bupati, turnamen nagari seperti Wali Nagari Cup tidak sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga ruang pembinaan generasi muda. Dari lapangan inilah, katanya, bakat-bakat sepak bola lokal bisa terpantau dan dikembangkan lebih jauh.
“Kita ingin generasi muda punya wadah menyalurkan energi positif. Sepak bola adalah salah satu jalannya. Selain sehat, juga membangun rasa kebersamaan, sportivitas, dan persaudaraan antarwarga,” tegasnya.
Hal ini sejalan dengan misi Pemkab Padang Pariaman dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui olahraga dan kegiatan kepemudaan di tingkat nagari.
Antusiasme Warga
Bagi warga Sunua Barat dan sekitarnya, kehadiran Bupati memberikan semangat tersendiri. Rinaldi (35), salah seorang penonton, mengaku bangga Bupati hadir menyaksikan final.
“Tidak semua pimpinan daerah mau meluangkan waktu hadir di acara seperti ini. Ini bentuk kepedulian nyata, dan kami merasa dekat dengan pemimpin kami,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Yulinar (42), pedagang minuman di sekitar lapangan. Ia mengatakan penonton yang membludak memberi berkah tersendiri.
“Alhamdulillah, dagangan laris. Final ini ramai sekali. Apalagi ada Bupati, suasananya jadi makin istimewa,” katanya sambil tersenyum.
Puncak Kebahagiaan
Usai pertandingan yang penuh tensi, akhirnya salah satu tim berhasil keluar sebagai juara dan meraih trofi bergengsi Wali Nagari Cup. Sorakan gembira pecah di lapangan saat Bupati John Kenedy Azis menyerahkan langsung piala bergilir kepada sang juara.
Para pemain, official, dan pendukung merayakan kemenangan dengan penuh suka cita, sementara tim yang kalah tetap mendapat penghargaan atas perjuangan mereka sepanjang turnamen.
Momen penyerahan piala itu menjadi penutup indah dari sebuah turnamen yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat persaudaraan antarwarga, memperkuat identitas nagari, sekaligus menjadi catatan penting dalam pembinaan olahraga di Padang Pariaman.
Kehadiran Bupati dalam turnamen rakyat ini sekali lagi menegaskan komitmennya: dekat dengan masyarakat, peduli pada pemuda, dan terus mendukung kegiatan positif yang lahir dari akar rumput nagari.
Wyndoee







































