SANTRI DAYAH NURUL HUDA TERSEDRT ARUS SUNGAI, BRIMOB ACEH GERAK CEPAT BANTU PENCARIAN

PIDIE – Personel Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh bergerak cepat melaksanakan pencarian terhadap satu orang santri Dayah Nurul Huda yang dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Krueng Mane, Dusun Jambo Me, Gampong Mane, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, pada Senin (25/8/2025).

Korban yang belum ditemukan diketahui bernama Nurul Izzah bin M. Nasir, seorang pelajar berusia 15 tahun, asal Paya Guci. Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama beberapa rekannya sedang berada di tepi sungai sebelum akhirnya terbawa derasnya arus. Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan namun hasilnya masih nihil.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K. melalui Kabagops Satbrimob Polda Aceh, Kompol Hari Purnomo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa begitu menerima informasi adanya korban hanyut, pihaknya langsung menerjunkan personel yang sedang siaga SAR. “Personel Brimob yang memiliki kemampuan Search And Rescue (SAR) dikerahkan untuk membantu proses pencarian bersama tim gabungan. Hingga sore ini pencarian masih berlanjut dan kita akan berupaya maksimal,” ujarnya.

Adapun tim yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Polsek Mane sebanyak 10 personel, Siaga SAR Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Aceh, Koramil 17 Geumpang sebanyak 6 personel, Basarnas Aceh sebanyak 6 personel, Satgas SAR Pidie sebanyak 6 personel, Masyarakat sekitar yang turut membantu secara sukarela

Upaya pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu karet, melakukan penyelaman terbatas di titik-titik rawan, serta memantau sekitar tepi sungai yang berpotensi menjadi lokasi korban terjebak. Tim SAR gabungan juga memasang posko siaga di sekitar lokasi untuk mempermudah koordinasi serta menerima informasi dari masyarakat.

Sementara itu, keluarga korban dan pihak Dayah Nurul Huda tampak menunggu dengan penuh harap di lokasi kejadian. Kehadiran personel Brimob dan tim gabungan memberikan dukungan moral bagi keluarga dan masyarakat sekitar, yang sejak awal turut membantu dalam pencarian.

Dengan semangat kebersamaan, sinergi TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat terus dilanjutkan, harapannya korban segera dapat ditemukan sehingga keluarga dapat memperoleh kepastian.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *