SIGI – Komitmen nyata dalam membantu pemulihan pascabencana terus ditunjukkan oleh Satbrimob Polda Sulawesi Tengah. Melalui pengoperasian Ransus Water Treatment, pasokan air bersih layak konsumsi bagi warga terdampak gempa bumi di Desa Kamarora, Kabupaten Sigi, terus digelontorkan secara berkala hingga Sabtu (27/6/2026).
Setiap harinya, armada taktis pengolah air ini memproduksi ratusan liter air siap minum untuk mengatasi kelangkaan air bersih di lokasi pengungsian. Kehadiran ransus ini menjadi tumpuan utama warga dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka sehari-hari.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang mendatangi posisi armada penyuplai air dengan membawa galon hingga jeriken. Menariknya, selain mengisi wadah tampungan untuk dibawa ke tenda pengungsian, warga juga bisa langsung meminum air bersih tersebut melalui fasilitas keran filtrasi yang terpasang pada bodi luar kendaraan.
Sistem penyaringan berteknologi tinggi pada armada ini menjamin air baku di lapangan diolah secara cepat dan higienis hingga memenuhi standar kesehatan. Langkah taktis ini sengaja digenjot guna mencegah timbulnya klaster penyakit menular akibat buruknya sanitasi di posko darurat.
Wadanyon A Pelopor Satbrimobda Sulteng, AKP Cahyo Suryanto, menegaskan bahwa pergerakan Ransus Water Treatment ini diprioritaskan penuh untuk menyisir jalur pemukiman yang mengalami kelumpuhan total pada sumber air bersihnya.
“Distribusi air bersih ini merupakan misi kemanusiaan yang kami pastikan berjalan berkelanjutan. Kami ingin menjamin hak dasar hidup masyarakat di pengungsian tetap terpenuhi dengan baik selama masa pemulihan infrastruktur wilayah,” tegas AKP Cahyo Suryanto.
Keberadaan layanan air bersih mandiri di posko darurat Kamarora ini terbukti efektif memotong jalur birokrasi logistik. Ketersediaan suplai air yang cepat, higienis, dan instan dari Brimob Sulteng menjadi solusi krusial bagi warga desa untuk bertahan di masa darurat.

































