Jakarta Timur – Suasana Jakarta Timur pada Kamis dini hari, 4 Juni 2026, mendapat pengawasan ketat dari jajaran Polres Metro Jakarta Timur melalui Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRKYD).
Patroli skala besar yang melibatkan puluhan personel gabungan digelar untuk memastikan wilayah tetap aman dan kondusif dari berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, hingga tindak kriminalitas lainnya yang meresahkan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Apel Polres Metro Jakarta Timur yang dipimpin Pamenwas KOMPOL Uwin Moch Nuril Huda selaku Kasi TIK, didampingi IPTU Sunawa, S.H., dan IPTU Setyo Darmono. Sebanyak 28 personel gabungan dari berbagai fungsi diterjunkan dalam operasi tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian menjaga keamanan wilayah pada jam-jam rawan.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya langkah preventif melalui patroli dan operasi stasioner di sejumlah titik yang memiliki potensi terjadinya gangguan keamanan. Personel juga diingatkan untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis, profesional, serta menjaga keselamatan selama bertugas di lapangan.
Lalu personel gabungan bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama di Jakarta Timur yang kerap menjadi perhatian aparat keamanan. Patroli dilakukan secara mobile dengan menyambangi kawasan Jalan Basuki Rahmat, Jatinegara, hingga Jalan DI Panjaitan. Kehadiran polisi pada jam-jam dini hari menjadi upaya nyata untuk mencegah munculnya aksi tawuran, balap liar, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Saat berada di kawasan Jalan DI Panjaitan, petugas melaksanakan pemeriksaan secara selektif terhadap kendaraan roda dua yang melintas. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, barang terlarang, serta mencegah potensi tindak kriminal yang dapat membahayakan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol.
Patroli kemudian dilanjutkan menyusuri sejumlah ruas jalan strategis lainnya sebelum seluruh personel kembali ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk melaksanakan siaga mako dan kesiapsiagaan lanjutan. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan pada waktu rawan dinilai efektif dalam memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku pelanggaran hukum.
Pamenwas KOMPOL Uwin Moch Nuril Huda menegaskan bahwa kegiatan patroli dan operasi kepolisian yang ditingkatkan akan terus dilaksanakan secara konsisten guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan rasa aman. Patroli skala besar ini merupakan langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk tawuran, balap liar, dan tindak kriminalitas lainnya. Kepolisian akan terus meningkatkan kehadiran anggota di lapangan sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum. Keamanan yang kondusif dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara masyarakat dan aparat keamanan,” tambahnya.
Melalui patroli rutin yang ditingkatkan, Polres Metro Jakarta Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.





































