Bekasi — Tim Siaga SAR Batalyon D Pelopor Polda Metro Jaya melaksanakan patroli rayonisasi SAR guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kota Bekasi, Sabtu (17/1/2026) sore.
Kegiatan patroli dipimpin oleh DPP Bripda Ival Zaelani dengan melibatkan tujuh personel. Patroli difokuskan di wilayah Jl. Raya Perjuangan No. 40 RT 003/RW 008, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, sebagai salah satu titik rawan genangan air saat musim hujan.
Sebelum pelaksanaan patroli, Tim Siaga SAR Batalyon D Pelopor melaksanakan apel pemberangkatan pada pukul 14.30 WIB. Selanjutnya, sekitar pukul 15.00 WIB, tim tiba di lokasi sasaran dan melakukan pemantauan kondisi lingkungan serta debit air. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa debit air masih berada dalam batas siaga dan terpantau aman.
Patroli kemudian dilanjutkan dengan pengecekan Bendung Nowo di wilayah Harapan Baru. Tim mendapati adanya masuknya air ke beberapa titik, namun kondisi masih terkendali. Pada pukul 16.30 WIB, tim kembali melaksanakan patroli di sekitar lokasi dengan memantau proses penyedotan air menggunakan mesin pompa guna mengurangi massa air dan mencegah terjadinya genangan yang lebih luas.
Setelah seluruh rangkaian patroli dan pemantauan selesai, Tim Siaga SAR Batalyon D Pelopor melaksanakan konsolidasi dan kembali ke Mako Batalyon D Pelopor pada pukul 17.40 WIB. Tim tiba di Mako dengan aman dan lengkap sekitar pukul 18.30 WIB.
Berdasarkan laporan BPBD Kota Bekasi, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Kota Bekasi terpantau mendung hingga hujan dengan intensitas ringan sampai sedang. Beberapa wilayah dilaporkan nihil kejadian dan nihil dampak, sementara di Kecamatan Pondok Melati terpantau adanya genangan air setinggi kurang lebih 20 cm, namun situasi secara umum masih terkendali dan aman.
Sementara itu, kondisi Bendung Bekasi per tanggal 17 Januari 2026 pukul 10.00 WIB dilaporkan dalam status aman. Tinggi muka air (TMA) tercatat 18,30 mdpl dengan seluruh pintu bendung dalam kondisi bukaan 0 cm. Cuaca di sekitar bendung terpantau mendung, warna air kecoklatan, serta tidak berbau dan tidak berbusa.
Hingga patroli berakhir, tidak terdapat kegiatan evakuasi warga maupun kejadian menonjol lainnya. Patroli rayonisasi SAR ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen Brimob Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan kondisi wilayah tetap kondusif di tengah potensi cuaca ekstrem.
Dengan kegiatan ini, diharapkan potensi risiko bencana dapat terdeteksi sejak dini dan langkah pencegahan dapat segera dilakukan demi keselamatan masyarakat.





































