HALMAHERA TIMUR – Personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku Utara bersama tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Halmahera Timur terus melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Halmahera. Hingga Senin (16/02/2026) pukul 16.30 WIT, proses pencarian berlangsung dalam keadaan aman dan lancar, namun korban masih belum ditemukan.
Korban diketahui bernama Jekson Samura (50), nelayan asal Pulau Talaud, Sulawesi Utara. Berdasarkan keterangan saksi sekaligus rekan korban, Siringer Manambing, keduanya berangkat dari Desa Pitu, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara pada Senin (09/02/2026) sekitar pukul 11.00 WIT menggunakan perahu pambot untuk memancing di sekitar Pulau Sail.
Setelah beberapa hari melaut, pada Minggu (15/02/2026) keduanya bertolak kembali menuju Desa Pitu. Namun, sekitar pukul 21.00 WIT, saat melintasi perairan di depan Pulau Jiew, korban dilaporkan terjatuh dari buritan longboat ketika hendak buang air kecil. Pada saat kejadian, saksi tengah mengemudikan perahu sehingga tidak menyadari korban terjatuh ke laut.
Sekitar lima menit kemudian, saksi baru menyadari bahwa korban sudah tidak berada di atas perahu. Upaya pencarian mandiri segera dilakukan dengan menyisir lokasi sekitar selama kurang lebih tiga jam, namun korban belum berhasil ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Kantor SAR Ternate guna mendapatkan bantuan pencarian lanjutan.
Sejak laporan diterima, tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan pencarian dengan menyisir area perairan yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Unsur yang terlibat terus berkoordinasi secara intensif guna memaksimalkan proses pencarian, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.
Jumat, (20/02/2026).







































