Kab. Cianjur – Jawa Barat, Senin (30/03/2026).
Respon cepat dan sigap ditunjukkan oleh 1 Satuan Setingkat Regu (SSR) Tim SAR Brimob Jabar dalam penanganan musibah pengendara motor yang hanyut terbawa arus deras ke dalam selokan di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan SAR dipimpin langsung oleh Danki 3 IPTU Weddy Koesnady, S.S., didampingi Wadanyon B Pelopor KOMPOL Dedi Gunadi, S.Pd., dengan melibatkan unsur gabungan potensi SAR dari berbagai instansi.
Kegiatan diawali pada pukul 07.39 WIB dengan pelaksanaan apel pratugas gabungan oleh anggota Tim SAR Kompi 3 Batalyon B Pelopor yang dipimpin Dantim SAR AIPDA Awaluddin. Apel tersebut dipimpin oleh KASAT Lantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi, S.A.P., bertempat di depan Hotel Delaga Biru.
Selanjutnya, pada pukul 07.52 WIB, perwakilan Basarnas Kabupaten Cianjur, Bapak Andika, memberikan arahan kepada seluruh personel gabungan terkait teknis pencarian. Arahan lanjutan juga diberikan pada pukul 08.05 WIB oleh unsur potensi SAR, serta pada pukul 08.08 WIB oleh Danki 3 IPTU Weddy Koesnady, S.S., guna memastikan kesiapan dan keselamatan personel dalam pelaksanaan tugas.
Memasuki pukul 10.50 WIB, tim SAR gabungan bersama Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P., melaksanakan pengecekan lokasi serta evakuasi korban di Situ Cirata, Desa Kamurang, Kecamatan Cikalong Kulon.
Hasil dari operasi SAR tersebut, dua korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban pertama berjenis kelamin laki-laki dan korban kedua perempuan, keduanya diperkirakan berusia sekitar 45 tahun. Setelah proses identifikasi, diketahui korban adalah:
Tubagus Suharyana (lahir di Bandung, 05 Maret 1969), seorang wiraswasta.
Sri Vebriyanti (lahir di Bogor, 02 Februari 1981), seorang karyawan swasta.
Kedua korban diketahui berdomisili di Komplek Bukit Cinunuk Indah, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Jenazah kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tragis ini bermula pada Minggu (29/03/2026) sekitar pukul 17.10 WIB, saat hujan deras menyebabkan genangan air meluap ke badan jalan di wilayah Cipendawa. Berdasarkan keterangan saksi, pengendara motor mencoba menyalip kendaraan di tengah kondisi jalan yang tergenang, namun kehilangan kendali hingga terjatuh dan terseret arus ke dalam selokan. Kendaraan berhasil diamankan, namun korban tidak ditemukan hingga dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR.
Setelah proses evakuasi selesai, pada pukul 11.08 WIB dilaksanakan koordinasi lanjutan antara Wadanyon B Pelopor KOMPOL Dedi Gunadi, S.Pd., Kapolres Cianjur, serta Basarnas Kabupaten Cianjur. Kegiatan dilanjutkan dengan apel konsolidasi di lokasi dan diakhiri dengan apel konsolidasi akhir serta analisa dan evaluasi (anev) di Mako Cipanas pada pukul 14.08 WIB.
Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Brigjen Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
“Saya mengapresiasi kinerja cepat, profesional, dan penuh dedikasi yang ditunjukkan oleh personel SAR Brimob Polda Jabar bersama unsur gabungan dalam pelaksanaan evakuasi ini. Kehadiran negara melalui Brimob harus benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.”
Beliau juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan serta sinergitas antar instansi dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana.
“Sinergi yang solid antara Polri, Basarnas, dan seluruh potensi SAR merupakan kunci keberhasilan dalam setiap operasi kemanusiaan. Saya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, terutama saat berkendara di wilayah rawan banjir dan luapan air.”
Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi bukti nyata komitmen Brimob Polda Jabar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam misi kemanusiaan.































