Dharma Wiratama, 8 Mei 2026.
Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo diwakili Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Dr. Ferry Supriady, S.T., M.M., M.Tr.Opsla., CIQaR. menerima kedatangan Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., CHRMP., M.Tr.Opsla. dalam rangka memberikan pembekalan “Wargame Konsep Bertempur Matra Laut dengan mengimplementasikan Seabed, Information, Cyber, and Psychological Warfare” kepada Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) Seskoal angkatan ke-65 TA 2026, bertempat di TFG Pusoyu Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (08/05/2026).
Dalam pembekalannya, Asops Kasal menekankan agar Pasis Dikreg Seskoal tidak hanya terpaku pada pertempuran konvensional, tetapi mengimplementasikan empat pilar peperangan modern, yaitu seabed warfare, dengan memasukan skenario perlindungan infrastruktur bawah laut menggunakan sensor dasar laut; information warfare, dengan mengintegrasikan intelijen real time dan manajemen data yang akurat, serta taktik disinformasi untuk menyesatkan musuh; cyber warfare, dengan mempertahankan jaringan internal kekuatan kita dari peretasan, sekaligus mengganggu sistem navigasi dan komunikasi kekuatan musuh melalui serangan siber; serta psychological warfare, dengan merancang pesan strategis dan operasi psikologis untuk mendemoralisasi musuh.








































