NKRINEWS45. COM |
TEMANGGUNG – Aksi sigap dan humanis ditunjukkan oleh Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Temanggung melalui Unit K9. Merespon kekhawatiran seorang peternak terkait kesehatan hewan ternaknya, petugas langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan medis menggunakan alat pelacak logam (metal detector) di Desa Mondoretno, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Senin (18/5/2026).
Peristiwa ini bermula dari laporan Bapak Subagyono, seorang warga setempat pemilik kandang sapi. Sebelumnya, salah satu sapi miliknya mengalami sakit dan terpaksa disembelih. Namun, Subagyono terkejut saat menemukan beberapa buah paku di dalam organ pencernaan sapi tersebut.
Khawatir sisa sapi yang ada di kandangnya mengalami kondisi serupa, ia langsung berkonsultasi dengan dokter hewan. Atas saran dokter, sapi-sapi tersebut harus diperiksa menggunakan metal detector untuk memastikan tidak ada benda tajam berbahaya yang tertelan. Menindaklanjuti saran itu, Subagyono kemudian mendatangi Mapolres Temanggung untuk meminta bantuan.
Mendengar keluhan warga, anggota Sat Samapta yang dipimpin oleh Aiptu Yusuf bersama Unit K9 dan didampingi dokter hewan Dr. Kholid, langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kandang milik Subagyono.
“Kami langsung merespon permohonan warga dengan membawa alat metal detector ke lokasi untuk menyisir dan memeriksa kondisi fisik luar perut sapi-sapi yang ada,” ujar Aiptu Yusuf.
Dari hasil pemeriksaan menggunakan metal detector, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda atau sinyal keberadaan logam di tubuh sapi-sapi tersebut (nihil). Meski demikian, sebagai langkah antisipasi dan pencegahan yang aman, Unit K9 berkolaborasi dengan Dr. Kholid melakukan tindakan medis preventif, yaitu memasukkan magnet khusus ke dalam perut sapi melalui mulutnya.
“Langkah memasukkan magnet ini bertujuan untuk berjaga-jaga. Jika memang ada logam kecil yang terlewat, logam tersebut akan langsung menempel pada magnet, sehingga tidak bergesekan dengan organ dalam sapi yang bisa memicu infeksi mematikan,” jelas Dr. Kholid di lokasi.
Di sela-sela kegiatan, Aiptu Yusuf juga memberikan imbauan kepada Subagyono dan para peternak di sekitar Desa Mondoretno agar lebih waspada dan selektif dalam mengelola pakan ternak.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan area kandang dan mengawasi betul pakan yang diberikan. Pastikan pakan ternak bersih dan tidak tercampur dengan bahan-bahan berbahaya seperti paku, kawat, atau sampah plastik, sehingga kesehatan hewan ternak tetap terjaga dan terhindar dari kematian apalagi saat ini menjelang Hari Raya Idul Adha,” pungkas Aiptu Yusuf.
(Humas Polres Temanggung
Red-Spyd








































