NKRINEWS45. COM |
TEMANGGUNG – Keamanan dan kondusivitas sebuah wilayah tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya jalinan kerja sama yang kokoh di antara instansi pertahanan dan keamanan. Menyadari pentingnya hal tersebut, jajaran pucuk pimpinan TNI dan Polri di Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan silaturahmi strategis guna mempererat tali persaudaraan serta menyelaraskan visi pelayanan masyarakat ke depan.
Pertemuan penting tersebut berlangsung pada Senin (13/7/2026) pukul 11.00 WIB, bertempat di Ruang K3i Mapolres Temanggung. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Temanggung, AKBP Zamrul Aini, S.I.K., M.H., M.B.A., didampingi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung, Letkol Inf. Richie Fadly, S.Sos. Guna memastikan penyelarasan tugas berjalan hingga ke tingkat sektoral, pertemuan ini juga diikuti secara lengkap oleh para Pejabat Utama (PJU) dari Polres Temanggung maupun PJU dari Kodim 0706/Temanggung.
Dalam sambutannya, Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini secara khusus menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Dandim beserta seluruh jajaran perwira Kodim di markas kepolisian setempat. Menurutnya, momentum ini bukan sekadar pertemuan formalitas kedinasan, melainkan sebuah simbol nyata dari kuatnya ikatan emosional, komunikasi, dan sinergitas yang telah mengakar di antara kedua instansi.
“Kehadiran ini merupakan wujud nyata eratnya hubungan, komunikasi, dan sinergitas antara TNI dan Polri di Kabupaten Temanggung. Kami berharap hubungan baik yang selama ini telah terjalin dengan sangat harmonis dapat terus kita pelihara, kita jaga, dan semakin ditingkatkan dari waktu ke waktu,” ungkap AKBP Zamrul Aini.
Lebih lanjut, AKBP Zamrul Aini menggarisbawahi bahwa koordinasi di lapangan antara personel Polres dan Kodim selama ini telah berjalan secara impresif. Namun, menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang di tahun 2026 ini, kerja sama tersebut harus terus dipompa demi menghadirkan pelayanan publik yang prima sekaligus memastikan roda kamtibmas tetap berputar dengan aman.
“Sebagai institusi negara yang berada di garis terdepan, TNI dan Polri memikul tanggung jawab besar yang sama dalam menjaga keutuhan NKRI, stabilitas keamanan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Oleh karena itu, soliditas, kekompakan, dan kebersamaan antara TNI dan Polri harus senantiasa kita pelihara sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan yang kian kompleks,” tambah Kapolres.
Setali tiga uang dengan Kapolres, Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf. Richie Fadly, S.Sos., membalas dengan menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang penuh dengan nuansa kekeluargaan dari jajaran Polres Temanggung. Letkol Inf. Richie Fadly menilai, keterbukaan Polres Temanggung mencerminkan bahwa tidak ada jarak emosional di antara para personel di lapangan.
Di tengah jalannya dialog, Dandim Temanggung membawa sebuah informasi strategis yang cukup penting terkait perkembangan lanskap teritorial militer di wilayah Kabupaten Temanggung. Letkol Inf. Richie Fadly membeberkan rencana pembentukan dan operasional satuan baru di bawah naungan TNI Angkatan Darat dalam waktu dekat.
“Dalam waktu dekat akan hadir Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 443 yang berkedudukan di Selosabrang, Kecamatan Bejen. Ke depan, setelah semuanya siap, Komandan Batalyon yang baru tentu akan kami perkenalkan secara resmi kepada Bapak Kapolres, dan kami berharap dapat pula diperkenalkan kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Temanggung,” terang Letkol Inf. Richie Fadly.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi awal ini sangat krusial dilakukan agar keberadaan satuan baru Yon TP 443 tersebut dapat diterima dengan baik oleh segenap lapisan masyarakat, serta mampu langsung bersinergi menjadi bagian dari kekuatan bersama dalam memperkokoh stabilitas pertahanan dan keamanan di wilayah Kabupaten Temanggung.
Meskipun secara umum wilayah Kabupaten Temanggung dikenal luas sebagai salah satu daerah di Jawa Tengah yang relatif aman, nyaman, dan tenteram, Dandim mengingatkan agar situasi positif ini tidak membuat aparat kewilayahan menjadi pasif dan terlena.
“Kabupaten Temanggung memang dikenal sebagai daerah yang aman dan kondusif. Namun demikian, kondisi tersebut tidak boleh membuat kita lengah. Kita semua, baik TNI maupun Polri, harus tetap meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini, serta menjaga soliditas antarinstansi agar setiap potensi sekecil apa pun yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat bisa kita antisipasi sejak awal,” tegas Dandim.
Di akhir pertemuan, kedua pemimpin instansi tersebut bersepakat untuk terus menginstruksikan kepada seluruh jajaran perwira hingga personel di tingkat akar rumput—seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa—agar terus menjalin komunikasi tanpa sekat di lapangan. Dengan komunikasi yang mencair tanpa batasan birokrasi yang kaku, TNI-Polri di Temanggung optimistis dapat terus mengawal pembangunan daerah dan mewujudkan Kabupaten Temanggung yang semakin aman, kondusif, dan sejahtera.
(Humas Polres Temanggung)
Red-Spyd








































