Samarinda – Di saat sebagian besar warga masih terlelap, Tim Respon Bencana Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bergerak cepat merespons musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Segiri, Jalan Pahlawan, Kota Samarinda, pada Kamis (26/03/2026) dini hari. Tiba di lokasi tak lama setelah api mulai berkobar pada pukul 04.20 WITA, personel baret biru segera bahu-membahu bersama petugas pemadam kebakaran dan unsur relawan untuk melokalisasi kobaran api. Langkah sigap ini dilakukan guna mencegah api merembet lebih luas ke area pemukiman padat penduduk serta ruko-ruko lain di sekitarnya, sekaligus memberikan pengamanan di lokasi kejadian agar proses pemadaman berjalan lancar.
Amukan si jago merah dalam peristiwa tersebut dilaporkan menghanguskan sedikitnya 17 unit ruko dan 28 petak lapak pedagang kaki lima yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Meski kerugian material diperkirakan cukup signifikan bagi para pemilik usaha, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam musibah tragis ini. Berdasarkan hasil pengumpulan keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara awal, penyebab kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya arus pendek listrik atau korsleting di salah satu bangunan, yang kemudian merambat dengan cepat ke material bangunan lainnya yang mudah terbakar.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan tim respon bencana ini merupakan implementasi nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Beliau menyampaikan bahwa kesiapsiagaan personel selama 24 jam penuh adalah komitmen mutlak Polri untuk senantiasa hadir di tengah kesulitan rakyat, terutama dalam situasi darurat bencana. “Kehadiran kami adalah perwujudan dari rasa tanggung jawab untuk melindungi nyawa dan harta benda masyarakat. Kami fokus pada percepatan penanganan agar situasi di Pasar Segiri segera kondusif dan warga mendapatkan rasa aman kembali,” tegas Kombes Pol. Andy Rifai.
Sebagai sosok influencer dalam mengedukasi keamanan dan keselamatan di Kalimantan Timur, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan para pelaku usaha di kawasan pasar untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala. Beliau menekankan bahwa kewaspadaan dini adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya musibah kebakaran di lingkungan publik. “Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan dalam beraktivitas. Tetap solid, tetap waspada, dan teruslah menebar kebaikan bagi sesama. Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” pungkasnya.








































