NKRINEWS45. COM |
TEMANGGUNG – Kepolisian Resor (Polres) Temanggung melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) dan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) mengambil langkah inovatif dalam mendekatkan diri kepada generasi Z. Pada Selasa (8/9/2026) pagi, tim pelatih (trainer) dari Polres Temanggung menggelar Pelatihan Program ‘Paham AI’ (Kecerdasan Buatan) bagi ratusan pelajar di SMK Dr Sutomo Temanggung.
Kegiatan edukasi digital yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Temanggung, AKP Adi Wahyu Nurhidayat, S.Tr.K., S.I.K., selaku Ketua Tim. Pelaksanaan di lapangan didukung oleh instruktur tersertifikasi dari internal kepolisian yang terbagi dalam dua tim, masing-masing dikoordinatori oleh Ipda Didik Arif Purnomo dan Aipda Sofyan Arifin, S.H.
Di era digital yang serba cepat, pemahaman mengenai Kecerdasan Buatan (AI) menjadi keterampilan yang sangat krusial. Kehadiran Polri di lingkungan sekolah kali ini bukan sekadar memberikan penyuluhan hukum atau kedisiplinan konvensional, melainkan membekali para siswa dengan literasi digital yang mumpuni.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dasar teknologi AI, cara pemanfaatannya untuk mendukung proses belajar mengajar, hingga edukasi mengenai etika bermedia digital guna mencegah penyalahgunaan teknologi yang berpotensi melanggar hukum, seperti penyebaran hoaks atau deepfake.
Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan sertifikat kelulusan Program ‘Paham AI’ kepada 157 siswa SMK Dr Sutomo yang telah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan antusias.
Pendekatan modern yang diinisiasi oleh jajaran pimpinan Polres Temanggung, termasuk Kabag SDM Kompol Yonatan Saroji, S.H., M.Th., M.Si., ini mendapat sambutan luar biasa dari pihak sekolah. Kehadiran polisi sebagai instruktur teknologi mampu mendobrak stigma kaku dan memperlihatkan wajah Polri yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Pelatihan dari Polres Temanggung ini bikin mata kami terbuka. Selama ini taunya AI cuma buat seru-seruan atau ngerjain tugas instan aja. Ternyata ada bahayanya juga kalau disalahgunakan, apalagi sampai melanggar hukum ITE seperti bikin hoaks atau gambar deepfake. Penjelasan bapak-bapak polisi sangat gampang dipahami, bikin kami jadi lebih hati-hati dan nggak asal pakai teknologi,” kata Bagus, siswi yang turut mendapatkan sertifikat kelulusan.
Raut antusiasme juga terlihat dari para siswa. Berbekal sertifikat ‘Paham AI’, mereka merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk memanfaatkan kecerdasan buatan demi menunjang produktivitas dan kreativitas mereka di masa depan. Seluruh rangkaian kegiatan edukasi berjalan dengan aman, lancar, dan sangat interaktif.
(Humas Polres Temanggung)
Red-Spyd





































