nkribews45.com JAKARTA — Suasana haru bercampur bangga menyelimuti kegiatan pelepasan siswa kelas XII SMA Negeri 53 Jakarta Tahun Ajaran 2025/2026.
Sebanyak 249 siswa resmi dilepas untuk melanjutkan perjalanan menuju perguruan tinggi maupun dunia kerja yang mereka cita-citakan.
Kegiatan pelepasan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah, orang tua murid, serta siswa kelas X hingga XII.
Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan tiga tahun para siswa di bangku sekolah menengah atas.
Kepala SMA Negeri 53 Jakarta, Drs Herawati Sihombing, M.Pd menyampaikan bahwa pelepasan tahun ini mengusung semangat “Menggapai Mimpi, Terbang Tinggi Meraih Prestasi.” Ia mengungkapkan rasa bangga atas berbagai capaian siswa angkatan 2026.
“Dari 249 siswa yang dilepas hari ini, sebanyak 29 siswa diterima melalui jalur SNBP, satu siswa diterima di perguruan tinggi luar negeri, serta satu siswa diterima di politeknik kesehatan. Kami berharap seluruh anak-anak dapat terus berkembang dan membanggakan sekolah di masa depan,” ujarnya.
Prestasi akademik siswa juga menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut. Peringkat pertama paralel diraih Dewi Sahirah kelas XII-2 dengan rata-rata nilai 95,61. Posisi kedua ditempati Alvan Hadian kelas XII-1 dengan nilai rata-rata 95,52, sementara peringkat ketiga diraih Naira Kusumawardhani Nugroho kelas XII-2 dengan nilai rata-rata 95,30.
Selain itu, sejumlah siswa berhasil lolos ke perguruan tinggi ternama melalui jalur SNBP, di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Negeri Jakarta, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Padjadjaran.
Tak hanya di dalam negeri, siswa bernama Akbar Satryo Krisdiyanto juga berhasil diterima di Macquarie University Australia jurusan Accounting and Auditing.
Ketua Komite SMA Negeri 53 Jakarta,
Ir. Agung Karang, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran sekolah yang berhasil membawa SMAN 53 Jakarta menjadi salah satu sekolah unggulan di Jakarta.
“Kami bangga karena sekolah ini terus berkembang dan berhasil membentuk karakter siswa melalui pendidikan yang kuat. Terima kasih kepada kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang telah mendukung kemajuan SMAN 53 Jakarta,” katanya.
Suasana emosional juga terasa ketika perwakilan orang tua murid menyampaikan pesan perpisahan.
Mereka mengaku berat meninggalkan sekolah yang selama tiga tahun menjadi rumah kedua bagi anak-anak mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh guru yang dengan tulus membimbing anak-anak kami. Banyak kenangan yang tidak akan pernah dilupakan selama mereka belajar di SMAN 53 Jakarta,” ungkap perwakilan orang tua.
Sementara itu, perwakilan siswa kelas XII, Ahmad Aufa dan Annisa Fatimah Nur Sudargo, menyampaikan rasa terima kasih kepada guru, orang tua, dan seluruh pihak sekolah yang telah mendampingi perjalanan mereka selama tiga tahun terakhir.
Dalam pidatonya, Annisa mengenang berbagai momen kebersamaan yang menjadi bagian paling berharga selama bersekolah, mulai dari kegiatan proyek P5, suasana kelas yang penuh canda, hingga perjuangan menghadapi ujian bersama teman-teman satu angkatan.
“Walaupun nanti kita tidak lagi berada di sekolah yang sama, semua kenangan di SMAN 53 Jakarta akan tetap terukir dalam diri kita,” tuturnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan ucapan selamat kepada seluruh siswa kelas XII agar sukses menapaki jenjang berikutnya.
Tangis haru, pelukan, dan tawa menjadi penutup manis perjalanan angkatan 2026 yang kini resmi menyandang status alumni.
Acara Pelepasan diakhir dengan sesi foto bersama.








































